Pengamat Sebut Revisi UMP DKI Cara Anies Raih Simpati Kaum Buruh
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (berbaju batik Korpri) menemui massa buruh di gedung Balai Kota DKI, Senin (29/11). (Foto: MP/Asropih)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merevisi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022. Revisi ini menjadikan UMP DKI yang tadinya hanya naik 0,85 persen menjadi 5,1 persen. UMP tersebut kini menjadi Rp 4.641.854, dari yang sebelumnya Rp 4.416.186.
Langkah mantan Rektor Paramadina tersebut menuai protes. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta menolak revisi tersebut. Mereka pun berniat menempuh jalur hukum.
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai, keputusan Anies merevisi UMP DKI bernuansa politis.
Baca Juga:
Perusahaan Diminta Tak Terapkan Revisi UMP DKI, Tunggu Putusan PTUN
"Saya pikir itu jelas ada alasan politis pula, meraih simpati kelompok buruh agar menjadi pro Anies," kata pria yang karib disapa Wasis ini kepada Merahputih.com, Senin (20/12).
Apalagi, kata Wasis, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut tidak begitu dekat dengan kalangan pengusaha nasional.
"Maka mendekati suara akar rumput adalah pilihan logis," ujarnya.
Baca Juga:
Wagub Riza Tanggapi Rencana Apindo DKI Gugat Anies Imbas Kenaikan UMP 5,1 Persen
Menurut Wasis, dengan mendekati kaum buruh, Anies ingin membangun citra diri sebagai pemimpin populis dengan menghimpun massa akar rumput.
Jika Anies sudah punya banyak massa sendiri, lanjut Wasis, sejumlah partai politik akan merapat dengan sendirinya mendukung orang nomor satu di DKI itu maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
"Karena mereka butuh seorang figur populis agar menjadi katrol suara bagi partai masing-masing," ujar Wasis. (Pon)
Baca Juga:
Natal dan Tahun Baru, Penumpang KRL Wajib Gunakan Masker Ganda
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Daftar Terbaru UMP 2026: Jakarta Teratas, Jawa Masih Terendah
UMP Jakarta 2026 Resmi Naik 6,17 Persen, Tembus Rp 5,72 Juta
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Anies Baswedan Doakan Prabowo di Usia ke-74: Semoga Diberi Petunjuk dan Ketetapan Hati dalam Memimpin Bangsa
Rumus Kenaikan UMP 2026 Ditargetkan Kelar November, Pemerintah Bakal Merujuk Putusan MK 168