Pilpres 2019

Pengamat Sebut Jawa Timur Jadi Basis Penentu Pertarungan Prabowo vs Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 06 September 2018
Pengamat Sebut Jawa Timur Jadi Basis Penentu Pertarungan Prabowo vs Jokowi

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Airlangga Suko Widodo (Foto: Kominfo Jatim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Berdasarkan data Pilgub Jatim Juni kemarin, jumlah pemilih di Provinsi Jawa Timur mencapai 30.155.719 orang. Dari jumlah meliputi 14.840.353 pria dan 15.315.366 wanita. Seluruh pemilih tersebar di 38 kabupaten/kota, 666 kecamatan, dan 8.497 kelurahan/desa.

Dengan status sebagai wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak kedua setelah Jawa Barat, menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo menilai, Jawa Timur adalah basis penentu pertarungan Prabowo dan Jokowi.

Pasalnya, Jawa Timur selalu menjadi daerah yang sering dikunjungi Prabowo dan Jokowi. Lebih lanjut, Suko Widodo menyatakan kedatangan kedua kandidat presiden itu menjadi bukti bahwa Jawa Timur menjadi penentu kemenangan dalam Pilres 2019.

"Kehadiran Pak Jokowi dan Pak Prabowo di Jatim tentunya memiliki urgensi kuat berkaitan dengan upaya pemenangan dalam pilpres," ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan, di Surabaya, Kamis (6/9).

Menurut dia, meski kehadiran Jokowi dalam rangka tugas sebagai Kepala Negara, namun memiliki keterkaitan dengan persiapan Pilpres 2019, terlebih beberapa waktu lalu KH Ma'ruf Amin selaku pasangannya telah melakukan safari di Jatim.

Suko Widodo
Pengamat Unair Suko Widodo (Foto: Screenshot youtube.com)

Pada hari ini, Jokowi sebagai Presiden RI menghadiri pembukaan kuliah umum dan Rakornas Badan Lemdik PGRI, penyerahan sertifikat serta kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jatim.

Sedangkan, Prabowo Subianto menggelar silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren dan berziarah di makam pendiri NU, antara lain di Jombang maupun Bangkalan, Madura.

Sebelumnya, pada awal pekan ini KH Ma'ruf Amin juga melakukan safari ke pondok pesantren, sekaligus menggelar pertemuan dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

Menurut Sukowi, sapaan akrabnya, Jatim menjadi penentu, baik dari aspek jumlah pemilih dan aspek persebaran peta kekuatan politik di Pulau Jawa.

Sebagaimana diketahui, kata dia, peta jumlah pemilih bahwa di Pulau Jawa dan Madura terdapat sekitar kurang lebih 53-56 persen pemilih dari seluruh Indonesia.

"Persebaran kekuatan selama ini, Jabar,Banten dan DKI Jakarta peta pilkada dimenangkan kekuatan yang lebih dekat berafiliasi pada koalisi kekuatan Pak Prabowo, lalu di Jateng dan DIY cenderung afiliasi ke kekuatan Pak Jokowi. Maka dari itu Jatim akan menjadi area yang kompetitif sekali," ujarnya lagi.

Selain itu, persebaran kekuatan politik di Jatim sendiri jika merujuk Pemilu Legislatif 2014 dan Pilkada 2018 disebutnya cukup unik karena kekuatan koalisi di pusat tidak segaris waktu Pilkada Jatim.

"Di sini kerumitan akan dihadapi tim sukses kedua pihak yang awalnya kawan kini menjadi lawan. Dan sebaliknya, jika waktu pilkada ada parpol berlawanan, kini menjadi berkoalisi. Ini perkara yang tidak gampang, apalagi pilpres berbarengan dengan pileg," pungkas Suko Widodo alias Sukowi.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KPK: PT DGI Kembalikan Uang Rp70 Miliar

#Pengamat Politik #Pilpres 2019 #Prabowo Subianto #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Bagikan