Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pengamat Dukung Kebijakan HET Pemerintah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 15 Mei 2017
Pengamat Dukung Kebijakan HET Pemerintah

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita pantau stok daging menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pengamat Ekonomi Institut Pertanian Bogor, Mohammad Firdaus mendukung peran pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) kebutuhan pokok masyarakat.

Kebutuhan pokok tersebut yang diberlakukan HET antara lain gula pasir seharga Rp12.000 per kilogram, minyak goreng Rp11.000 per kilogram, dan daging beku Rp80.000 per kilogram.

Kebijakan HET tersebut dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang diujicoba mulai 10 April hingga 10 September 2017. Kebijakan tersebut juga sudah dikerjasamakan dengan pengusaha ritel.

"HET ini, 'kan pedoman bagi pemerintah untuk pasar. Kalau untuk gula dan minyak saya yakin pasti aman, tapi kalau untuk daging, ini yang harus benar-benar diperhatikan," kata Firdaus kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/5).

Menurut Firdaus, pemerintah harus memastikan ketersediaan stok daging beku yang sudah diberlakukan HET. Caranya bisa dengan mengimpor daging untuk atau memaksimalkan sapi yang ada.

Dia juga mengimbau agar pemerintah daerah berperan dalam mendukung HET tersebut agar ketika memasuki ramadan dan lebaran harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Selain itu, dia mengimbau agar pemerintah melakukan operasi pasar untuk mendukung agar HET tiga komoditas terutama daging beku bisa efektif dan dirasakan oleh masyarakat.

"Operasi pasar selain untuk menyeimbangkan harga juga untuk memantau supply pasar. Karena di negara-negara lain juga operasi pasar sudah jadi kebiasaan dan terus dilakukan," katanya.

Namun, dia mengingatkan, dalam operasi pasar yang dilakukan pemerintah tidak harus menjatuhkan harga dari pasaran atau lebih murah dari yang ditetapkan pemerintah.

"Pemerintah kalau mau menggelar operasi pasar tetap harus menjual bahan pokok dengan harga yang tak jauh dari HET," tandasnya.

Sumber: ANTARA

#Harga Eceran Tertinggi #Menteri Perdagangan #Enggartiasto Lukita
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Pelemahan secara bulanan tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas sebesar 34,38 persen dan ekspor nonmigas sebesar 7,05 persen secara bulanan (MtM).
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Indonesia
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Pemerintah memastikan HET Minyakita tetap Rp 15.700 per liter. Distribusi diperkuat melalui Bulog dan ID FOOD agar pasokan minyak goreng lebih mudah diakses masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Indonesia
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia mempertahankan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Indonesia
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Kinerja ini terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 0,98 persen yang menjadi USD 63,60 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Indonesia
Satgas Pangan Bakal Sanksi Produsen Nakal Jelang Lebaran 2026
Jika terbukti ada yang mengerek harga, Satgas Pangan akan langsung memberikan sanksi mulai dari administratif seperti mencabut usaha hingga pidana jika ada kecurangan.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Satgas Pangan Bakal Sanksi Produsen Nakal Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memastikan, harga bahan pokok masih stabil menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Senin, 16 Maret 2026
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Indonesia
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Idul Fitri 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok di Kudus Stabil Jelang Lebaran 2026
Bagikan