Penerbangan Terganggu dan Sekolah Libur, Riau Darurat Kabut Asap

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Senin, 28 September 2015
Penerbangan Terganggu dan Sekolah Libur, Riau Darurat Kabut Asap

Kawasan Pekanbaru, Riau masih diselimuti Kabut Asap (Foto/ Nita Ramayanti untuk MerahPutih.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kabut asap yang bersumber dari kebakaran hutan hingga kini masih menyelimuti Provinsi Riau. Puluhan ribu penduduk di Riau terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kabut asap yang pekat menjadi alasan bagi beberapa pendidikan untuk meliburkan siswanya.

Nita Rimayanti seorang warga Pekanbaru, Riau menjelaskan sejak pagi hingga sore Pekanbaru masih ditutupi kabut asap. Jarak pandang berkisar antara 100 hingga 1.000 meter. Kabut asap yang masih menyelimuti Riau juga mengganggu rute penerbangan.

"Cuma ada satu pesawat yang landing (mendarat_red) sisanya cancel (batal_red) semua," katanya kepada MerahPutih.com, Senin (28/9).

Ibu dua orang anak itu melanjutkan kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru juga menyebabkan beberapa kampus dan lembaga pendidikan tutup. Universitas Riau meliburkan dosen dan mahasiswanya sampai tanggal 30 September 2015.

"Begitu juga dinas pendidikan yang meliburkan semua anak sekolah," tandasnya.

Di tepi lain Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Andra Sjafril menjelaskan sebanyak 44.871 jiwa terjangkit penyakit ISPA. Jumlah penderita ISPA diperkirakan setiap harinya bertambah menjadi 2.000 orang di seluruh Provinsi Riau. Hal tersebut sesuai dengan laporan puskesmas, rumah sakit dan klinik kesehatan di Riau.

Jumlah penderita ISPA tertinggi terdapat di kota Pekanbaru dengan jumlah 8.661 jiwa. Selain di Pekanbaru penderita ISPA di Siak mencapai 4.539 jiwa, disusul Kota Dumai 3.467 jiwa, Kampar sebanyak 2.137 jiwa, Rokan Hulu sebanyak 3.515 jiwa, Indragiri Hulu sebanyak 2.246 jiwa, Pelalawan sebanyak 1.950 jiwa, Kuansing sebanyak 4.571 jiwa.

"Di Kabupaten Bengkalis ada 2.918 jiwa kemudian Kepulauan Meranti sebanyak 471 jiwa dan Rokan Hilir sebanyak 1.676 jiwa," katanya, Senin (28/9).

Andra melanjutkan sejak Provinsi Riau ditetapkan sebagai daerah berstatus tanggap pencemaran udara jumlah penderita ISPA terus meningkat. Bahkan sejumlah warga juga terserang penyakit lain, sebut saja iritasi mata dan peradangan jaringan di salah satu atau kedua paru-paru (pneumonia). Ia mengaku pihaknya sudah membuka posko kesehatan dan juga menghimbau kepada masyarakat Riau untuk menggunakan masker dalam kegiatan dan aktivitasnya sehari-hari.

"Ciri-ciri masyarakat yang terserang ISPA di antaranya, mengalami sakit kepala, pusing, sering mengantuk, tenggorokan gatal, batuk-batuk, dan demam. Kalau ciri-ciri ini sudah ada, segeralah datangi posko kesehatan yang didirikan. Tidak dipungut biaya," tandasnya. 

BACA JUGA: 

  1. Ini Penampakan Kabut Asap di Sumatera-Kalimantan dari Udara 
  2. Meme Lucu Kabut Asap #TerimaKasihIndonesia Dibalas #SamaSamaMalaysia
  3. Masyarakat Riau Adukan Kabut Asap ke Komnas HAM 
  4. Dampak Kabut Asap Sumatra untuk Malaysia dan Singapura

 

 

 

#Alih Fungsi Lahan Riau #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penerbangan terdampak tersebut bertambah 171 penerbangan jika dibandingkan dengan data per 19 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Penerbangan tersebut kembali beroperasi setelah kondisi cuaca di lokasi dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan (cleared for flight operation).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Dunia
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Bagikan