Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabut asap kembali menjadi ancaman lintas negara di Asia Tenggara. Ribuan titik panas yang terdeteksi di Pulau Kalimantan kini mulai menyerang Brunei Darussalam.

Angin barat daya membawa asap pekat dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat hingga menutup langit Brunei.

Baca juga:

Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia

Lonjakan Ribuan Titik Panas di Kalimantan dalam 3 Hari

Dalam siaran pers bersama, Departemen Lingkungan Hidup, Taman, dan Rekreasi Brunei; Kementerian Kesehatan Brunei; serta Departemen Meteorologi Brunei menyebut citra satelit ASEAN Specialized Meteorological Center (ASMC) mendeteksi lonjakan signifikan titik panas hingga mencapai 1.180 titik panas pada Sabtu (29/8).

Tabel Lonjakan Titik Panas Kalimantan

Tanggal Jumlah Titik Panas Lokasi Dominan Dampak ke Brunei
27 Agustus 2026 514 Kalimantan Barat & Tengah Kabut tipis mulai terasa
28 Agustus 2026 1.734 Kalimantan Barat & Tengah Kabut pekat terbawa angin barat daya
29 Agustus 2026 1.180 Kalimantan Barat & Tengah Kabut asap meluas ke seluruh distrik

Mayoritas titik panas terkonsentrasi di bagian barat Kalimantan, terutama di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Kondisi kabut asap di Brunei saat ini merupakan dampak langsung dari arah angin barat daya yang membawa asap dari titik panas utama di Kalimantan,

Pernyataan Resmi Tiga kementerian Brunei Darussalam

Brunei Diselimuti Kabut Asap, Nilai PSI Masih Aman

Brunei kini menjadi negara terbaru yang terdampak langsung, setelah Malaysia dan Singapura. Dilansir Antara, serangan kabut asap imbas kebakaran lahan di Kalimantan ini kembali menegaskan pentingnya kerja sama regional ASEAN dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga:

Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter

Meski kabut asap mulai terasa, nilai PSI (Pollutant Standards Index) di empat distrik Brunei masih tercatat dalam kategori baik hingga sedang.

Pemerintah setempat menegaskan pemantauan kualitas udara dilakukan ketat untuk memastikan keselamatan masyarakat. (*)

#Kabut Asap #Kalimantan #Brunei Darussalam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Penerbangan tersebut kembali beroperasi setelah kondisi cuaca di lokasi dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan (cleared for flight operation).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Dunia
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Dua pekan lebih anak Nana menderita ISPA. dirinya dan suami yang mengalami batuk parah akibat asap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Derita Ganda Warga Kalimantan: Terpapar Asap Karhutla, Listrik Padam dan Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Bagikan