4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, DPR Desak Penguatan Pencegahan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, DPR Desak Penguatan Pencegahan

Penanganan Karhutla. (Dok. TNI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah mendesak pemerintah untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara serius dan terintegrasi. Ia menegaskan persoalan karhutla tidak boleh hanya ditangani ketika api sudah meluas, tapi harus diantisipasi sejak dini.

Rina menilai saat ini masih terdapat kesenjangan antara sistem peringatan dini (early warning) dan tindakan di lapangan (early action). Menurutnya, peringatan yang diberikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) harus segera diterjemahkan menjadi langkah preventif yang konkret.

"BMKG sudah memberikan peringatan sejak jauh-jauh hari, termasuk terkait dengan fenomena El Nino. Pertanyaannya, apakah peringatan tersebut sudah benar-benar diterjemahkan menjadi tindakan preventif di lapangan? Karena yang kita lihat, kejadian seperti ini terus berulang," ujar Rina, Minggu (30/8).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kabut asap akibat karhutla telah berdampak terhadap lebih dari 4,2 juta jiwa di tujuh provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Wilayah-wilayah tersebut kini telah berstatus siaga darurat.

Baca juga:

Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius



"Ketika lebih dari 4,2 juta masyarakat terdampak, karhutla bukan lagi semata-mata persoalan lingkungan, melainkan persoalan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Negara harus hadir sebelum dampaknya semakin luas," tegasnya.

Selain itu, Rina menyoroti data MapBiomas Fire Indonesia yang mencatat luas lahan terbakar periode Januari–Juni 2026 mencapai 178.232 hektare, dengan total luas bulanan mencapai sekitar 190.546 hektare akibat adanya kebakaran berulang di wilayah yang sama.

Ia menekankan anggaran pencegahan harus dipandang sebagai sebuah investasi, bukan sekadar belanja rutin. Menurutnya, biaya penanggulangan karhutla seperti operasi water bombing dan modifikasi cuaca jauh lebih besar jika dibandingkan dengan biaya pencegahan jika dilakukan secara konsisten sejak awal.

Rina juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab korporasi dan para pemegang izin pengelola lahan (HGU maupun PBPH) untuk memastikan ketersediaan sarana mitigasi. Khusus untuk kawasan gambut, ia meminta adanya penanganan dan pengawasan ekstra mengingat kompleksitas pemadaman di bawah permukaan tanah.

"Kalau memang ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai hasil investigasi, sekaligus memastikan pemulihan dan revitalisasi lahan yang terbakar," pungkasnya.(Pon)





Baca juga:

BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar






#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, DPR Desak Penguatan Pencegahan
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kabut asap akibat karhutla telah berdampak terhadap lebih dari 4,2 juta jiwa di tujuh provinsi.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, DPR Desak Penguatan Pencegahan
Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Indonesia
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
BNPB meminta warga mewaspadai karhutla. BNPB meminta jangan membuka lahan dengan cara membakar.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Berita Foto
Menhut Raja Antoni Apresiasi Penanganan Karhutla di Riau, Jadi Contoh Baik
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berbincang dengan petugas saat meninjau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kab Pelalawan, Riau, Jumat (28/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 28 Agustus 2026
Menhut Raja Antoni Apresiasi Penanganan Karhutla di Riau, Jadi Contoh Baik
Indonesia
Perampasan Aset Koruptor, Praktisi Hukum Ingatkan Hasilnya Harus Kembali ke Rakyat
Pembahasan tetap harus memastikan adanya perlindungan terhadap hak warga negara, mekanisme keberatan yang jelas, serta pengawasan melalui lembaga peradilan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perampasan Aset Koruptor, Praktisi Hukum Ingatkan Hasilnya Harus Kembali ke Rakyat
Indonesia
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
BNPB memastikan pemerintah terus menangani karhutla secara terpadu. Masyarakat diminta tidak membakar lahan, waspada titik api, dan menggunakan masker.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan, Praktisi Hukum: jangan lagi Jadi Janji Politik
Praktisi hukum Naek Pangaribuan menilai RUU Perampasan Aset memiliki posisi penting dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan, Praktisi Hukum: jangan lagi Jadi Janji Politik
Indonesia
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Sebelas rekomendasi itu merupakan tindak lanjut atas rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPP dan Laporan Hasil Review atas Pelaksanaan Transparansi Fiskal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 26 Agustus - 1 September 2026, Ratusan Titik Panas Karhutla Masih Mengintai Sepekan ke Depan
Cek prakiraan cuaca Indonesia Agustus 2026 dari BMKG beserta update ratusan titik panas karhutla sepekan ke depan di sini. Jangan sampai rencanamu berantakan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 26 Agustus - 1 September 2026, Ratusan Titik Panas Karhutla Masih Mengintai Sepekan ke Depan
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Rieke Diah Pitaloka mendukung percepatan RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung 15 Desember 2026, namun meminta kewenangan negara tetap dibatasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Bagikan