Orang Utan Ditemukan Pingsan di Ladang Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Kebakaran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Orang Utan Ditemukan Pingsan di Ladang Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Kebakaran

Ilustrasi orang utan. (Foto: Pexels/Lorenzo Manera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video menyayat hati menampilkan kondisi kritis satwa orang utan yang pingsan di ladang sawit di daerah Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Orang utan tersebut diduga terdampak kebakaran hutan yang tengah terjadi di Kalimantan.

Dalam video yang dibagikan Reuters, seekor orang utan terlihat terbujur lemah. Tanpa perlawanan, orang utan tersebut berada dalam kondisi tidak sadar akibat kelelahan.

Baca juga:

Menhut Siapkan 87 Ribu Hektare Untuk Preservasi Orangutan di Kalimantan Timur

Ada hampir lima orang dewasa yang membantu memindahkan orang utan tersebut ke tempat yang lebih luas.

Para relawan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) bersama dokter hewan kemudian membantu proses evakuasi dengan memberikan pasokan cairan infus dan oksigen kepada orang utan yang diberi nama Sempurna, disesuaikan dengan nama tempat satwa tersebut ditemukan.

View this post on Instagram

A post shared by BBC News (@bbcnews)

Ditemukan Warga Lokal di Ladang Sawit

Orang pertama yang melihat orang utan dalam kondisi lemas di kawasan perkebunan sawit adalah Jais, petani di Ketapang, Kalimantan Barat.

Saat sedang menuju ladangnya, Jais melihat orang utan tersebut sudah dalam kondisi sangat lemas. Ia kemudian berinisiatif memberikan pertolongan dengan memberinya minum.

"Dia guling-guling, lemah, kasih minum. Lalu warga pun ramai melihatnya, saya telpon pak Kades, pak kades pun datang. Sampailaj saat ini di sini," kata Jias dalam keterangannya dikutip Reuters, Senin (31/8).

Baca juga:

Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi

Sempurna Diduga Terkena ISPA

Dalam video yang disebut Reuters, hasil pemeriksaan awal menunjukkan Sempurna diduga terkena ISPA.

Dokter Hewan YIARI, Komara, mengatakan indikasi ISPA terlihat dari sejumlah gejala yang dialami Sempurna.

Setelah di cek memang dalam kondis tubuhnya tidak ada luka fisik yang berlebihan, dalam artian luka bakar yang berlebihan. Cuma ketika kita melihat kondisinya, bahwa dia ada permasalahan di pernafasan, muntah-muntah juga ada ingus yang berlebihan di area hidungnya, kami mengindikasi dia terkena masalah dari ISPAnya, makanya kasih memberikan oksigen dan beberapa alat bantuan, infus,

Dokter Hewan YIARI, Komara.

Sempurna telah mendapatkan perawatan intensif di pusat rehabilitasi. Selanjutnya, Sempurna akan menjalani proses pemulihan sebelum nantinya direncanakan untuk diliarkan kembali. (Tka)

#Orangutan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Penerbangan tersebut kembali beroperasi setelah kondisi cuaca di lokasi dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan (cleared for flight operation).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Dunia
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Indonesia
Kronologi Meninggalnya 3 Orang Pemadam dan Relawan Saat Padamkan Karhutla Gunung Bromo
Tiga jenazah korban karhutla Bromo yang meninggal dunia dievakuasi dievakuasi menuju RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, untuk dilakukan auptosi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kronologi Meninggalnya 3 Orang Pemadam dan Relawan Saat Padamkan Karhutla Gunung Bromo
Indonesia
Kemenlu Pastikan Indonesia Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla
Mekanisme bantuan tersebut sudah dalam proses pembahasan di level teknis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kemenlu Pastikan Indonesia Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla
Indonesia
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Kepolisian telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Indonesia
Menko Cak Imin Koordinasikan Bantuan Masker dan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Karhutla
Bantuan akan disalurkan ke sejumlah daerah terdampak karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Menko Cak Imin Koordinasikan Bantuan Masker dan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Karhutla
Dunia
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Pihak Malaysia menyebut memprioritaskan kepentingan dan kesehatan masyarakat tanpa memengaruhi hubungan bilateral.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
Karhutla di Indonesia Bakal Jadi Bahasan di KTT ASEAN Manila, Ini Kata Menlu Arrmanatha
Penanganan karhutla di Indonesia sudah mengurangi jumlah hotspot (titik panas) setiap harinya, meskipun menghadapi kendala besar dalam aspek cuaca.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla di Indonesia Bakal Jadi Bahasan di KTT ASEAN Manila, Ini Kata Menlu Arrmanatha
Bagikan