Wisata

Penerbangan di Pagi Hari Sangat Menguntungkan

P Suryo RP Suryo R - Senin, 02 Desember 2019
Penerbangan di Pagi Hari Sangat Menguntungkan

Penerbangan di pagi hari ternyata punya keuntungan tersendiri. (Foto: Unsplash/Nils Nedel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA diamati, ada dua tipe penumpang pesawat. Sebagian orang ada yang lebih memilih untuk melakukan penerbangan di malam hari agar dapat melihat lampu dan cahaya yang terang dari atas pesawat. Ada juga yang lebih memilih untuk melakukan penerbangan di pagi hari ketika cuaca masih terang.

Ada yang mengatakan kalau penerbangan di pagi hari lebih melelahkan. Ternyata, penerbangan di pagi hari ada keuntungannya.


Baca Juga:

Tips Menghilangkan Aviophobia, Rasa Takut Naik Pesawat

terbang
Kabin lebih bersih. (Foto: Pexels/Daniel Frese)

Penerbangan di pagi hari tidak selalu ideal. Kamu harus bangun tengah malam hanya untuk bersiap-siap dan sampai di bandara tepat waktu. Belum lagi harus memikirkan transportasi apa yang ingin kamu gunakan agar sampai di bandara. Duh! Ribet deh pokoknya. Mungkin ini semua hanya merepotkanmu saja. Percayalah, perjuanganmu tidak akan sia-sia.

Dilansir dari laman Mirror, para pramugari sepakat mengatakan kalau penerbangan pagi selalu tepat waktu. Seiring berjalannya hari, jika satu penerbangan terlambat. Maka akan terjadi efek bola salju dan kemungkinan besar penerbangan selanjutnya akan tertunda. Jadi penerbangan pagi adalah kuncinya.

Baca Juga:

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

terbang
Penerbangan pagi tidak pernah tertunda. (Foto: Pexels/Skitterphoto)

Penerbangan awal biasanya kondisi pesawat lebih bersih karena pesawat pada umumnya dibersihkan pada awal hari. Ini juga memudahkan awak kabin untuk menemukan barang-barang penumpang yang tertinggal di tempat duduk. Kamu juga bisa menyaksikan matahari pagi dari dalam pesawat. Selain tiba di tempat tujuan tepat waktu, suasana hati pun menjadi lebih ceria dan wajah tetap segar.

Seperti yang dilansir dari laman Travel and Leisure, yang memuat penelitian dari The Breau of Transportation Statistics menyimpulkan bahwa, penerbangan di pagi hari cenderung tidak pernah terlambat. Agar tidak terlambat, jadwal penerbangan terbaik adalah sebelum jam 8 pagi. Keterlambatan pesawat akan mencapai puncak ketika jam 6 sore. (And)

Baca Juga:

Nama di KTP dan Tiket Pesawat Berbeda? Ini Langkah yang Harus Dilakukan

#Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bagikan