Penentuan Cawapres Ganjar Tunggu Konsolidasi Partai Koalisi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 26 Juli 2023
Penentuan Cawapres Ganjar Tunggu Konsolidasi Partai Koalisi

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto di Kudus, Selasa (25/7/2023). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) yang bakal mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 hingga kini masih tanda tanya. Namun, sejumlah nama sudah muncul.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatakan bahwa penentuan bakal cawapres Ganjar dipastikan masih harus menunggu konsolidasi dengan partai koalisi.

"Saat ini memang banyak yang mengusulkan, kemudian lewat penyaringan ada lima nama," ujarnya ditemui di sela-sela mendampingi Ketua DPP PDIP Puan Maharani berkunjung di UMKM bordir Kudus, Selasa (26/7).

Baca Juga:

AHY Masuk List Cawapres Ganjar, Demokrat: Harapan Kader Ingin Ketum Maju Pilpres

Tentunya, kata dia, dalam penentuan nama bakal cawapres mendampingi Ganjar Pranowo diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam memutuskannya, imbuh dia, Ketua Umum PDIP juga akan mengajak bicara dengan partai yang sudah bergabung. Di antaranya PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura.

"Tentunya keputusannya nanti melalui kongres partai dan keputusannya juga sebelum masa pendaftaran," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

PKB Klaim Cak Imin Lebih Unggul dari Nama-nama Cawapres Ganjar Lainnya

Karena komposisi pengusungan pasangan bakal capres dan cawapres belum final, maka target suara di Jateng juga belum diputuskan.

Selain itu, kata Bambang yang juga Ketua DPD PDIP Jateng, komposisi lawan juga belum terlihat, karena yang baru terlihat baru bakal capres yang saat ini ada baru tiga orang.

"Apakah tiga-tiganya bisa mencalonkan diri, tentu tidak tahu. Sedangkan PDIP sudah pasti bisa mengusung sendiri," ujarnya. (*)

Baca Juga:

AHY Masuk Radar Cawapres Ganjar, Demokrat Tegaskan Tetap usung Anies

#PDIP #Ganjar Pranowo #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Bagikan