Penemuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Sukoharjo, Korban Diketahui sudah Meninggal 2 Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Penemuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Sukoharjo, Korban Diketahui sudah Meninggal 2 Bulan

Polres Sukohjo melakukan identifikasi kerangka yang ditemukan warga, Jumat (17/4). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENEMUAN kerangka manusia di Dukuh Tegalmulyo, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, membuat warga geger, Kamis (16/4) petang. Dari hasil penyelidikan, kerangka manusia itu diketahui berjenis kelamin laki-laki. Kerangka ditemukan di kebun kosong di pinggir Sungai Jenes.

Kerangka manusia yang masih berbalut pakaian lusuh itu pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang memancing ikan. Saat menyadari adanya benda yang mencurigakan, warga tersebut segera melapor kepada aparat setempat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito, melalui Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo, mengatakan laporan diterima polisi pada pukul 18.15 WIB. “Kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan kondisi kerangka,” kata Anggaito, Jumat (17/4).


Dari hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan para saksi, identitas korban akhirnya diketahui sebagai Iyut Wiranto, 47, warga Dukuh Jagalan yang masih satu wilayah Desa Pabelan.

Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang milik korban, seperti KTP, kartu pasien rumah sakit jiwa, serta kartu BPJS Kesehatan. “Berdasarkan hasil olah TKP, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua bulan lebih atau tepatnya menghilang sejak sebelum puasa,” katanya.

Baca juga:

Kantor Persewaan Truk di Sukoharjo Terbakar, 2 Mobil Hangus



Ia mengatakan, dari dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali yang diikatkan pada batang pohon di lokasi kejadian. “Pihak keluarga menyampaikan korban sudah hampir satu bulan atau lebih tidak terlihat, bahkan sejak sebelum Ramadan. Korban diketahui mengalami depresi dan memiliki riwayat perawatan di rumah sakit jiwa,” ungkap Tugiyo.

Setelah pemeriksaan yang berlangsung lebih dari dua jam, kerangka korban kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

“Hasil pemeriksaan tim medis memastikan penyebab kematian korban murni karena bunuh diri, dengan tanda-tanda khas gantung diri. Kerangka langsung dimakamkan,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)




#Jawa Tengah #Penemuan Mayat #Kerangka Manusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Bukan hanya visual kostum yang tidak biasa, di sana juga diduga ada aktivitas penyembelihan hewan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bagikan