Lubang Raksasa Ungkap Rahasia Monumen Stonehenge

Leonard Leonard - Selasa, 30 Juni 2020
Lubang Raksasa Ungkap  Rahasia Monumen Stonehenge

Misteri monumen Stonehenge bisa terungkap. (Foto: Unsplash/Inja Plavlic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SITUS Stonehenge telah lama jadi sebuah misteri. Bentuknya yang unik, misteri konstruksi, hingga kegunaan situs itu masih menarik para ahli untuk mengungkapnya. Arkeolog di Inggris dikabarkan menemukan cincin lubang raksasa yang diyakini bisa membuka beberapa misteri monumen Stonehenge.

Berada sekitar 3 km dari monumen Stonehenge, temuan itu berupa lingkaran lubang besar yang berdiameter sekitar 2 km. Itu bisa menjadi salah satu situs prasejarah terbesar yang pernah ditemukan di Inggris. Demikian dilansir BBC.

Baca juga:

Stonehenge Menyiarkan Solstice Musim Panas Pertama kalinya Secara Daring

Lubang-lubang di Durrington ditemukan tim arkeolog dari universitas di Inggris menggunakan teknologi penginderaan jauh dan pengambilan sampel. Mereka menentukan bahwa lubang dalam mungkin digali di tanah berumur 4.000 tahun. Itu merupakan sekitaran waktu yang sama ketika Stonehenge dibangun.

Para arkeolog percaya bahwa lingkaran itu bisa saja menandai batas, membimbing orang menuju situs keagamaan atau memperingatkan orang lain untuk tidak menyeberang. Setidaknya terdapat 20 lubang raksasa. Lubang-lubang itu diperkirakan memiliki lebar sekitar 10 meter dan dalamnya sekitar 5 meter. Mereka sebelumnya diyakini telah terbentuk secara alami. Namun, analisis lebih lanjut oleh kelompok yang disebut Stonehenge Hidden Landscapes Project mengungkapkan sebaliknya.

Baca juga:

Kuil Baru di India ini Merupakan Sumber Air

2
Lingkaran lubang besar berdiameter 2 km. (Foto: Unsplash/Jonathan Ridley)

"Penggunaan upaya multidisiplin dengan penginderaan jauh dan pengambilan sampel yang cermat memberi kita wawasan ke masa lalu. Menunjukkan masyarakat yang bahkan lebih kompleks yang bisa kita bayangkan," kata Dr Richard Bates dari Universitas St Andrews. Ia mengatakan praktik-praktik yang jelas canggih menunjukkan orang-orang sangat selaras dengan peristiwa alam sampai-sampai kita hampir tidak dapat membayangkan di dunia modern yang kita tinggali saat ini.

Lingkaran itu akan terus dipelajari dan dapat menawarkan wawasan baru ke dalam cara hidup neolitik. Bahkan mungkin menghilangkan beberapa rahasia di sekitar bagaimana Stonehenge dibangun.

Stonehenge saat ini tertutup bagi pengunjung dan akan dibuka kembali untuk umum pada 4 Juli. Pengunjung perlu memesan tiket jauh hari sebelumnya karena pembatasan baru akibat pandemi COVID-19. Poros yang baru ditemukan bukan bagian dari kunjungan Stonehenge, tapi mengelilingi Woodhenge, sebuah situs prasejarah kayu di dekatnya. (lgi)

Baca juga:

Dengan Tekonologi Modern Mampu Membaca Kota Kuno di Bawah Tanah

#Inggris #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
ShowBiz
Meghan Markle akan Tampil sebagai Co-Host MasterChef Junior Australia
Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap Meghan akibat ayahnya, Thomas Markle, yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Meghan Markle akan Tampil sebagai Co-Host MasterChef Junior Australia
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Olahraga
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Harry Kane resmi meraih Ballon d'Or 2026 di London dan mengakhiri penantian 25 tahun Inggris lewat rekor monster 73 gol. Cek ulasan lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Dunia
U-Boat Jerman Era Perang Dunia II Ditemukan, 82 Tahun Terbenam di Dasar Laut
U-boat itu sengaja ditenggelamkan oleh 52 awaknya, yang semuanya selamat.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 U-Boat Jerman Era Perang Dunia II Ditemukan, 82 Tahun Terbenam di Dasar Laut
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Fun
Mendadak Kaya Raya, Seorang Pensiunan Jual Koleksi Kartu Pokemon Seharga Rp 31,2 Miliar
Lelang kartu permainan (trading cards) ini diklaim paling bernilai yang pernah ada di Inggris.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Mendadak Kaya Raya,  Seorang Pensiunan Jual Koleksi Kartu Pokemon Seharga Rp 31,2 Miliar
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Bagikan