Merahputih.com - Penemuan gas jumbo Blok Ganal Kalimantan Timur menjadi momentum krusial bagi ketahanan energi Indonesia setelah ditemukannya cadangan raksasa di Sumur Geliga-1.
Sumur di lepas pantai Kalimantan Timur ini menyimpan potensi luar biasa mencapai 5 Trillion Cubic Feet (Tcf) gas bumi serta 300 juta barel kondensat dan secara otomatis memvalidasi kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam memacu percepatan eksplorasi migas nasional secara masif.
Baca juga:
Uni Eropa Bersiap Dengan Kondisi Ekonomi Memburuk, Biaya Pengiriman Minyak Capai Rp 505 Triliun
Dukungan Parlemen Terhadap Akselerasi Eksplorasi
Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor energi. Keberhasilan di Blok Ganal membuktikan bahwa strategi penguatan cadangan migas berada di jalur yang benar.
“Penemuan gas jumbo di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa arah kebijakan percepatan eksplorasi dan penguatan cadangan migas sudah berjalan tepat. Ini adalah bukti nyata bahwa komitmen pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi bangsa mulai membuahkan hasil,” ujar Sari Yuliati dalam keterangan resminya, Senin (27/4).
Transisi Energi Hijau dan Keadilan Ekonomi Daerah
Pemerintah memproyeksikan cadangan gas ini sebagai jembatan utama menuju transisi energi hijau dan target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Baca juga:
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
Sari menegaskan bahwa pengelolaan gas bumi harus memiliki visi jangka panjang yang berkelanjutan. Selain aspek lingkungan, aspek keadilan bagi daerah penghasil tetap menjadi prioritas utama guna memastikan masyarakat lokal merasakan manfaat langsung dari kekayaan alam tersebut.
“Penyelarasan pengembangan gas jumbo dengan agenda transisi energi hijau dan target Net Zero Emission 2060 adalah langkah yang tepat. Dengan begitu, Indonesia tidak hanya mengelola gas untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi energi yang lebih berkelanjutan di masa depan,” tambah Sari.