Penembak Charlie Kirk masih Berkeliaran, FBI Baru Temukan Senjata yang Digunakan Pelaku

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 11 September 2025
Penembak Charlie Kirk masih Berkeliaran, FBI Baru Temukan Senjata yang Digunakan Pelaku

Charlie Kirk Ditembak di Leher. (Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — FBI bersama Departemen Keamanan Publik (DPS) Utah merilis perkembangan terbaru dalam perburuan pelaku penembakan aktivis konservatif Charlie Kirk. Dalam konferensi pers, pihak berwenang menyebut telah menemukan senjata yang diyakini digunakan dalam insiden tersebut. Mereka juga memberikan gambaran awal mengenai identitas tersangka.

Pejabat menyatakan senjata yang ditemukan ialah senapan baut berdaya tinggi. “Senjata ini diduga kuat sebagai alat yang digunakan dalam penembakan,” kata Komisaris DPS Utah.

Tersangka, menurut pihak berwenang, tampak berusia seumuran mahasiswa dan mampu berbaur dengan baik di lingkungan kampus sehingga menyulitkan upaya deteksi. Meski demikian, penyelidikan telah mencatat beberapa terobosan, termasuk pelacakan jejak pelaku saat melarikan diri ke permukiman sekitar kampus.

Sementara itu, keluarga Kirk disebut tengah dilanda duka mendalam. “Saya hanya bisa membayangkan apa yang mereka rasakan,” ujar seorang pejabat dalam pernyataan resmi, dikutip BBC.

Baca juga:

Penembakan Charlie Kirk Disebut Pembunuhan Politik, hanya Ada 1 Pelaku



Pihak berwenang juga menyoroti dua individu yang sebelumnya ditahan dan kemudian dibebaskan dari keterlibatan. Keduanya dikabarkan menghadapi ancaman dan pelecehan publik meski telah dipastikan tidak ada kaitan dengan penembakan. “Mereka tidak pantas mendapatkan perlakuan itu,” tegas pejabat terkait.

Meski pihak berwenang mengaku telah mengantongi rekaman video dan gambar yang jelas mengenai tersangka, bukti tersebut belum akan dipublikasikan untuk menjaga kelancaran penyelidikan.

Jenazah Kirk telah dipindahkan ke kantor medis forensik negara bagian. Nantinya, jenazah akan dikembalikan kepada pihak keluarga.

Perburuan terhadap pelaku masih berlangsung. Publik diminta tetap waspada dan menunggu informasi resmi dari pihak keamanan.(dwi)

Baca juga:

Penembakan Charlie Kirk, Polisi Gelar Perburuan Intensif terhadap Tersangka

#Amerika Serikat #Charlie Kirk #Penembakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Bagikan