Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Peneliti Jepang Ciptakan Koper AI untuk Wisatawan Disabilitas Netra

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 03 April 2024
Peneliti Jepang Ciptakan Koper AI untuk Wisatawan Disabilitas Netra

Koper AI bisa bantu wisatawan solo travelling. (Foto: National Museum of Engineering Japan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang peneliti disabilitas netra di Jepang tengah mengembangkan koper cerdas yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu disabilitas netra dalam navigasi yang aman.

Chieko Asakawa, 64 tahun, yang menjabat sebagai kepala direktur eksekutif National Museum of Emerging Science and Innovation di Tokyo, menyatakan bahwa dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kesenjangan antara penyandang disabilitas dan mereka yang tidak, dapat dikurangi.

Ide tentang koper navigasi muncul pada tahun 2017 saat koper yang dia dorong di bandara menabrak tembok, membuatnya menyadari bahwa koper dapat dijadikan alat deteksi rintangan. Demikian diungkapkan The Strait Times, beberapa waktu lalu.

Baca juga:

Be My Eyes AI Sediakan Layanan GPT-4 untuk Disabilitas Netra

Asakawa kehilangan penglihatannya pada usia 14 tahun akibat kecelakaan di sekolah. Setelah lulus, ia bergabung dengan divisi penelitian dan pengembangan IBM Jepang di Tokyo pada 1985.

Di sana, ia mulai menggunakan komputer untuk mengatasi tantangan sebagai tunanetra. Selama bertahun-tahun di IBM Research Tokyo, dia mengembangkan sistem Braille digital Jepang dan browser Internet berbasis suara.

Asakawa saat ini bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan koper canggih yang dapat membantu pengguna dalam mencapai tujuan dan menghindari rintangan.

Baca juga:

Sony Luncurkan Kamera untuk Disabilitas Netra

Prototipe terbaru beroperasi pada kecepatan berjalan orang dewasa rata-rata dan dilengkapi dengan sensor untuk melacak rintangan dan orang di sekitarnya.

Sistem memberikan panduan suara tentang lokasi dan lingkungan sekitar, dengan tujuan utama untuk memastikan navigasi yang aman dan lancar bagi disabilitas netra.

Asakawa berharap dapat menggunakan koper AI ini untuk bepergian sendiri, sehingga dia bisa mengunjungi teman-temannya di seluruh dunia. (waf)

Baca juga:

Sony Luncurkan Kamera untuk Disabilitas Netra

#Sains #Penyandang Disabilitas #Tunanetra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Indonesia
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Negara-negara di ASEAN itu masih banyak yang memarjinalkan masyarakat difabel.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Bagikan