Pendanaan Jadi Kunci Prestasi Olahraga, Ketum NOC Singgung Peran BUMN

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 05 Mei 2024
Pendanaan Jadi Kunci Prestasi Olahraga, Ketum NOC Singgung Peran BUMN

Ketum NOC, Raja Sapta Oktohari. Foto: Dok/NOC Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk pembangunan olahraga Indonesia. Salah satunya melalui pendanaan secar stimulan.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyinggung soal dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada olahraga Indonesia.

"Kami, Komite Olimpiade Indonesia berterima kasih kepada Menteri BUMN, khususnya kepada Erick Thohir yang sudah menjadi stimulan yang mendorong private sector untuk langsung masuk mendukung olahraga," kata Okto di Jakarta, Minggu (5/5).

Baca juga:

Garmin Run 2024 Gandeng Teman Disablitas, Perkuat Inklusivitas di Ekosistem Olahraga

Selama ini, lanjut Okto, tidak ada dasar yang menguatkan seperti insentif ataupun affirmative action yang diberikan pemerintah kepada BUMN untuk dukungan terhadap olahraga.

Pasalnya, undang-undang menyangkut CSR (Corporate Social Responsibility) hanya untuk bidang agama dan sosial, namun tidak menyebutkan olahraga di dalamnya.

Dia menganggap, BUMN di tangan Erick Thohir mengetahui persis, bagaimana kebutuhan dari cabang-cabang olahraga.

“Sehingga harapannya bisa lebih banyak pengusaha lain dari private sector untuk bisa berpartisipasi di dunia olahraga," jelasnya.

Baca juga:

NOC Optimistis Atlet Indonesia Raih Banyak Medali Emas di Olimpiade Paris 2024

Seperti diketahui, penampilan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 yang merupakan bagian dari kualifikasi Olimpiade Paris 2024 mendapatkan banyak dukungan dari BUMN.

Bahkan, atas inisiatif yang dilakukan oleh para pengusaha yang diinisiasi Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garuda Muda mendapatkan dukungan finansial mencapai Rp 23 miliar.

Namun, Okto menegaskan, hal yang dilakukan untuk mendukung olahraga Indonesia tidak bisa sepenuhnya hanya bergantung kepada BUMN.

Ia berharap, stimulan yang dilakukan BUMN bisa mendorong lebih banyak pengusaha-pengusaha nasional untuk berpartisipasi memberikan dukungannya kepada olahraga.

Baca juga:

Garmin Luncurkan HRM-Fit, Kebutuhan Olahraga untuk Kaum Hawa

"Inisiatif itu menggambarkan bagaimana sebetulnya kalau dimotivasi pengusaha-pengusaha Indonesia itu mau ikut campur memberikan dukungan terhadap Tim Indonesia yang akan bertanding di olahraga apapun," sebut Okto.

Okto mengingatkan, yang terpenting di olahraga itu adalah pendanaan. Sebab, kalau hanya berharap dari anggaran pemerintah itu sangat kecil dan tidak memungkinkan untuk mencapai prestasi-prestasi yang diinginkan, yaitu prestasi terbaik di dunia.

“Dan kita juga tidak mau ketinggalan untuk menjadi negara tuan rumah acara besar yang mungkin bisa diselenggarakan di Indonesia," tutup Okto. (knu)

#Olahraga #NOC Indonesia #BUMN
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
Lewat Dukungan Prabowo, NOC Optimistis Pencak Silat Selangkah Lagi Masuk Olimpiade
Sinergi antara pemerintah dan gerakan Olimpiade Indonesia menjadi kekuatan utama dalam diplomasi olahraga NOC
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Lewat Dukungan Prabowo, NOC Optimistis Pencak Silat Selangkah Lagi Masuk Olimpiade
Indonesia
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Dalam penyidikan perkara tersebut, penyidik telah melaksanakan penggeledahan, pelacakan, pemblokiran, dan penyitaan aset guna menambah jumlah pemulihan kerugian keuangan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Indonesia
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Guna mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar USD 6 miliar melalui BPI Danantara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Indonesia
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Danantara menargetkan perusahaan BUMN untuk berkembang menjadi entitas yang lebih tangguh, mampu menghadapi siklus ekonomi makro
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Indonesia
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Anggota Komisi VI DPR RI mendukung kritik Presiden Prabowo terhadap direksi dan komisaris BUMN yang merugi namun tetap meminta bonus atau tantiem.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Indonesia
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
jabatan di BUMN merupakan bentuk pengabdian, sehingga pihak yang tidak sanggup menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan diminta untuk mengundurkan diri.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Indonesia
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Presiden menyampaikan keprihatinan terhadap praktik mark up dan penipuan yang masih terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Bagikan