Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 17 November 2020
Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana (tengah) memberikan keterangan pers kepada media di Mako Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta turut menyoroti pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat gegara acara Rizieq Shihab. Menurut Stanislaus, pencopotan dua kapolda tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah tak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Keputusan yang tepat dan menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa (17/11)

Stanislaus menyebut, pencopotan ini langkah tegas dari negara sekaligus peringatan kepada pejabatnya untuk tidak main-main dalam situasi pandemi COVID-19.

Baca Juga

Geram Jokowi Berujung Pencopotan Dua Jenderal Polisi

"Langkah tegas ini perlu karena sudah bukan saatnya lagi penegak hukum bergerak pada tatanan imbauan, saat ini yang harus dilakukan adalah tindakan," terang Stanislaus.

Ia juga melihat, penunjukkan Irjen Fadil Imran jadi Kapolda Metro Jaya tentu sudah melalui kalkulasi terutama untuk menempatkan orang yang tepat sehingga bisa menangani ancaman dan kerawanan yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Siapapun juga yang terbukti melakukan pelanggaran UU atau aturan lain dalam situasi pandemi COVID-19 ini harus ditindak tegas," ungkap Stanislaus.

Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta

Menurutnya, pencopotan tersebut juga harus menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah perihal protokol kesehatan. Sebab, dua Kapolda itu sudah menjadi bukti bahwa mereka tidak becus menjalankan tugas dari pemerintah pusat.

“Ini harus menjadi peringatan keras bagi pejabat lain untuk serius dalam mengawal protokol kesehatan,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Polri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. Pencopotan keduanya tertuang dalam telegram dengan nomor ST/ 3222/XI/KEP./2020 tangga 16 November 2020.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda metro jaya. kemudian Kedua Kapolda Jawa barat,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Senin (16/11).

Selanjutnya, Irjen Nana Sudjana menempati jabatan baru sebagai Koorsahli Kapolri. Sementara Irjen Rudy Sufahriadi menempati jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.

Baca Juga

Langkah Kapolri Copot Kapolres hingga Kapolda Dinilai Tepat

“Kemudian, Irjen Mohammad Fadil Imran, Kapolda Jawa Timur sebagai pejabat baru yang diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya. Pengantinya adalah Irjen Ahmad Dofiri, sebagai Aslog Kapolri, (diangkat) sebagai Kapolda Jawa Barat,” sambungnya. (Knu)

#Stanislaus Riyanta #Kapolri #Rizieq Shihab #Habib Rizieq
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi (LP) mengenai korporasi terkait karhutla ke tingkat penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Operasi, tegas ia, tidak hanya mengandalkan pengerahan personel, tetapi juga pemanfaatan peralatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Indonesia
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Pemetaan kawasan rawan narkoba dapat menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan prioritas operasi, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Indonesia
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Kapolri perlu memerintahkan Kabareskrim dan seluruh kapolda agar meningkatkan operasi di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkoba.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Bagikan