Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemuda Papua Desak KPK Minta Maaf

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 16 Februari 2019
Pemuda Papua Desak KPK Minta Maaf

Logo KPK. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Papua Indonesia (APPI) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan.

Kedatangan mereka terkait peristiwa penggeledahan Kantor Gubenur Papua Lukas Enembe pada 2 Februari 2017 dan Misi OTT, KPK yang gagal pada 2 Februari 2019 di Hotel Borobudur Jakarta.

Ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Papua Indonesia (APPI) mendatangi Gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan.

Koordinator APPI Otis Iryo menilai tindakan yang dilakukan lembaga antirasuah itu sebagai bentuk tindakan upaya pembunuhan karakter yang diduga sengaja dilakukan oleh oknum pihak KPK.

"Semesti KPK dan para pihak yang terus mengganggu Gubernur Enembe, berterima kasih kepada Gubernur Lukas Enembe atas semua sikap dan kebijakan dalam melindungi dan memajukan Papua," kata Otis.

Otis meminta agar KPK tidak mendzolimi Gubernur Lukas Enembe. Menurutnya, ada upaya pembunuhan karakter politisi Partai Demokrat tersebut. Rakyat Papua sangat mengutuk tindakan KPK yang tidak profesional.

APPI menduga ada pesanan politik khusus KPK dalam melakukan upaya kriminalisasi Gubenur Papua Lukas Enembe. Hal itu dapat ditelisik dari organisasi pimpinan Agus Rahardjo itu sangat agresif dalam upaya mengkriminalisasi Lukas Enembe.

"KPK Harus melakukan OTT secara profesional jangan hanya seperti securty seperti yg terjadi di Hotel borobudur. Tindakan KPK di Hotel Borobudur merupakan tindakan yg tidak profesional. Kami menginginkan KPK berdiri secara mandiri," tegasnya.

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

APPI juga mendesak KPK menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada rakyat Papua, atas semua upaya pembunuhan karakter terhadap Lukas Enembe. Karena Lukas tidak bersalah dan perbuatan KPK ikut mencoreng wajah seluruh rakyat Papua.

"KPK harus jujur dan terbuka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka," tandasnya. (Ayp)

#Gubernur Papua Lukas Enembe
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemicu Kerusuhan Iring-iringan Jenazah Lukas Enembe Dicokok di Jakarta
Akibat ulah AB menyebarkan ujaran kebencian memicu kerusuhan saat iring-iringan jenazah Lukas
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Januari 2024
Pemicu Kerusuhan Iring-iringan Jenazah Lukas Enembe Dicokok di Jakarta
Indonesia
Jenazah Lukas Enembe Diberangkatkan ke Papua Rabu Malam Melalui Bandara Soetta
Pantauan di lokasi, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah diiringi sejumlah kendaraan bus yang di isi oleh ratusan pihak keluarga dan kerabat Enembe.
Mula Akmal - Kamis, 28 Desember 2023
Jenazah Lukas Enembe Diberangkatkan ke Papua Rabu Malam Melalui Bandara Soetta
Indonesia
KPK Angkat Bicara Soal Proses Hukum pada Lukas Enembe
Setelah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut tidak bisa memproses hukum tindak pidana korupsinya.
Mula Akmal - Selasa, 26 Desember 2023
KPK Angkat Bicara Soal Proses Hukum pada Lukas Enembe
Indonesia
Lukas Enembe Sakit, Sidang Putusan Ditunda Hingga 19 Oktober
Sidang putusan kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan terdakwa Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe ditunda. Sidang dengan agenda putusan itu ditunda selama satu pekan hingga 19 Oktober 2023.
Mula Akmal - Senin, 09 Oktober 2023
Lukas Enembe Sakit, Sidang Putusan Ditunda Hingga 19 Oktober
Indonesia
KPK Segera Rampungkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Operasional Lukas Enembe
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyelidikan dugaan korupsi dalam dana operasional Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe yang mencapai Rp 1 triliun dalam satu tahun.
Mula Akmal - Minggu, 03 September 2023
KPK Segera Rampungkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Operasional Lukas Enembe
Bagikan