Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Korban Aksi Unjuk Rasa di Jakarta, dari Perawatan Rumah Sakit hingga Pemakaman

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Agustus 2025
Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Korban Aksi Unjuk Rasa di Jakarta, dari Perawatan Rumah Sakit hingga Pemakaman

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melayat ke rumah duka. (Dok Pemprov DKI.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya memberikan dukungan penuh bagi korban terdampak unjuk rasa, Kamis (29/8) malam.

Pramono mengungkapkan, dukungan tersebut berupa biaya pengurusan dan pemakaman jenazah salah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, serta biaya perawatan rumah sakit bagi 38 korban lainnya.

Ia pun menyampaikan rasa turut berduka cita atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan bin Zulkifli yang berusia 21 tahun.

"Pagi tadi, saya sudah takziah ke rumah duka. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan penuh, mulai dari penanganan di rumah sakit, rumah duka, hingga proses pemakaman di TPU Karet Bivak," terang Pramono.

Dalam pertemuannya dengan keluarga almarhum Affan, Pramono memastikan ada dukungan lebih lanjut kepada orang tua dan adik korban. Selain memberikan santunan dari Pemprov DKI Jakarta dan dirinya pribadi, adik almarhum yang masih duduk di bangku SMP dipastikan menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

“Affan adalah tulang punggung keluarga. Pak Zulkifli sendiri juga pengemudi ojek. Saya dengar motornya Affan hilang. Karena anak Pak Zulkifli masih ada dua, yang pertama sudah bekerja sebagai office boy di salah satu perusahaan, lalu anak perempuan yang paling kecil masih SMP," ujarnya.

Baca juga:

Melayat ke Rumah Duka Ojol yang Terlindas Mobil Rantis Brimob, Pramono: Jaga Kondusif Jakarta

Fasilitas Umum Rusak saat Demo 25 Agustus, Pramono Sebut Bakal Segera Diperbaiki

38 Warga Jakarta Dirawat di Rumah Sakit Akibat Demo 28 Agustus, Gubernur Jamin Biaya Gratis

Pramono menambahkan, pihaknya juga menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit bagi 38 korban aksi unjuk rasa lainnya. "Biaya perawatan menjadi tanggungan Pemprov DKI sepenuhnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Pramono menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama agar Jakarta tetap kondusif.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Ia pun telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk bersiaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya mengajak kita semua untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Jakarta. Mari kita jaga Jakarta bersama-sama. Semuanya harus menjaga diri. Karena, keamanan dan kenyamanan Jakarta menjadi hal yang sangat penting," tutupnya. (Asp)

#Aksi Unjuk Rasa #Demonstrasi #Aksi Massa #Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Petugas Dinas Bina Marga melakukan pemotongan besi tiang pancang monorel yang mangkrak menggunakan las di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Jum'at (16/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Indonesia
Pasar Tumpah Bikin Kios Resmi Sepi, Pengamat Minta Gubernur Pramono Bereskan
Revitalisasi pasar akan sia-sia jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak membereskan pasar tumpah yang tumbuh subur.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pasar Tumpah Bikin Kios Resmi Sepi, Pengamat Minta Gubernur Pramono Bereskan
Indonesia
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
PAM Jaya meluncurkan ERP Fusion berbasis Oracle untuk memperkuat transformasi digital dan integrasi layanan air minum Jakarta menuju 100 persen perpipaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca pada 16-22 Januari 2026. Curah hujan diprediksi akan naik selama sepekan ke depan.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Indonesia
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pembangunan monorel di Ragunan ternyata masih sebatas wacana. DPRD DKI Jakarta mengatakan, bahwa belum ada anggaran khusus dalam APBD.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Dunia
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat melaporkan jumlah korban tewas akibat aksi protes nasional di Iran telah melampaui 2.500 orang
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
Pemprov DKI Jakarta berencana membongkar sejumlah tiang monorel mangkrak di Jalan Asia Afrika, Senayan. Sebagian tiang akan dimanfaatkan sebagai videotron.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
Indonesia
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Situasi Iran kian memanas usai ancaman invasi AS dan kerusuhan meluas. Komisi I DPR RI meminta Kemlu menyiapkan evakuasi demi keselamatan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Indonesia
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Situasi keamanan Iran memanas usai ancaman invasi Amerika Serikat. Kemlu RI mengimbau WNI menunda perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Indonesia
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Secara sosiologis, meluasnya penyalahgunaan narkoba di Jakarta memerlukan kebijakan yang adaptif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bagikan