Pemprov DKI Perdana Gelar Sarapan Bergizi Seimbang Anak dan Ibu Hamil

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 26 Februari 2025
Pemprov DKI Perdana Gelar Sarapan Bergizi Seimbang Anak dan Ibu Hamil

Ilustrasi. (Foto: Unsplash/Juan Encalada)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau kegiatan sarapan bergizi seimbang bagi anak di bawah lima tahun (balita), ibu hamil, dan ibu menyusui di Jalan Kebon Kacang Nomor 44, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Kegiatan ini adalah yang pertama kali diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memberikan makan bergizi demi membangun Generasi Emas 2045.

"Bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tapi juga langkah strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang pola makan yang sehat dan berkelanjutan," ujar Rano.

Ia menambahkan pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi pondasi penting bagi kesehatan, khususnya ibu hamil dan menyusui, serta balita.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan pertumbuhan yang sehat dan perkembangan kognitif yang optimal sehingga meningkatkan daya saing pada masa depan.

Baca juga:

Puan Ucapkan Selamat AHY Pimpin Lagi Demokrat, Saat Salaman Digengam Erat SBY

Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memastikan akses terhadap gizi seimbang bagi masyarakat.

"Hal ini memberikan dampak yang nyata bagi kesehatan balita, ibu hamil, dan anak-anak. Semoga upaya kita dalam meningkatkan gizi masyarakat Jakarta yang lebih maju dan sejahtera dapat terpenuhi," pungkas Rano.

Selain membagikan menu bergizi seimbang, kegiatan ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita sebagai kelompok sasaran. Mereka dapat melihat langsung sajian sarapan bergizi yang mencakup berbagai komponen nutrisi, termasuk susu. Menu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu dalam menyiapkan menu sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 124 porsi makanan bergizi seimbang dibagikan sesuai kebutuhan gizi tiap kelompok, dengan rincian, 52 paket untuk balita, 52 paket untuk ibunya, satu ibu hamil, dan 19 ibu menyusui. Adapun menu makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi setiap kelompok.

Baca juga:

Bersinergi dengan SatuSehat, Momitalk Jadi Revolusi Kesehatan untuk Ibu Hamil dan Janin di Indonesia

Untuk ibu hamil, menyusui, dan anak di atas dua tahun mendapat nasi kuning, telur, tahu, dan tempe dengan estimasi 800-850 kkal. Menu ini mengandung 35-40 gram protein, 25-30 gram lemak, dan 4-6 gram serat.

Sedangkan menu makanan untuk anak di bawah dua tahun adalah nasi tim dengan takaran 150 gram/mangkuk kecil dengan estimasi total kandungan gizi 120-150 kkal yang mencakup 3-5 gram protein serta 1-2 gram lemak dan serat.

Selain makanan berat, diberikan susu pertumbuhan dengan estimasi total kandungan gizi 150-180 kkal, yang terdiri dari 5-7 gram lemak dan protein, 200-300 mg kalsium, 2-4 mg zat besi, serta vitamin A, D, E, K, dan B kompleks. (Asp).

#Ibu Hamil #Anak #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta ambles, memicu kemacetan parah ke arah Depok. Pemprov DKI: akibat struktur beton bawah tanah yang sudah keropos.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Indonesia
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 744 petugas untuk mengawasi kesehatan hewan kurban dan proses penyembelihan Idul Adha 2026 di seluruh wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Puluhan siswa di Jakarta kehilangan bantuan KJP akibat terlibat tawuran. Disdik DKI menegaskan pencabutan dilakukan bertahap dan siswa tetap mendapat pembinaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Kuliah ke Luar Negeri
Pemprov DKI Jakarta tengah menggodok program beasiswa mirip LPDP untuk kuliah ke luar negeri. Sedikitnya 100 penerima ditargetkan berangkat mulai 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Pemprov DKI Siapkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Kuliah ke Luar Negeri
Bagikan