Pemprov DKI Bakal Tambah Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, ketersediaan tempat tidur isolasi pasien COVID-19 di ibu kota saat ini hanya tersisa 15 persen, keterpakaian sudah mencapai 85 persen.
Sedangkan, ruang ICU pasien corona hanya tersedia 22 persen lagi, lantaran keterpakaian tempat itu sudah 78 persen.
Baca Juga
Sambut Tahun 2021, Anies Minta Warga Tetap Jaga Stamina Lawan COVID-19
"Keterpakaian tempat tidur isolasi mencapai 85 persen. Sedangkan ICU sudah mencapai 78 persen," ujar Riza melalui media sosial Instagramnya @bangariza.
Untuk antisipasi kenaikan kasus corona di DKI, lanjut Riza, Pemprov DKI memiliki beberapa skenario. Pertama seluruh rumah sakit yang ada di ibu kota merawat pasien terjangkit corona atau menambah kapasitas tempat tidur.
"Rumah sakit yang ditetapkan sebagai RS rujukan COVID-19, baik RSUD, RS Polri, RS TNI, RS BUMN dan Kementerian lainnya juga RS swasta," terang dia.
Hal ini sesuai dengan Ingub Nomor 55 tahun 2020, RS rujukan COVID-19 diminta meningkatkan kapasitas tempat tidur sampai maksimal 50 persen penambahan.
Skenario selanjutnya, ucap Riza, Pemda DKI bakal menambah jumlah RS rujukan COVID-19 yang baru untuk membantu menangani lonjakan pasien corona.
"Semoga usaha tersebut dapat mengimbangi jumlah kenaikan angka kasus covid yang masih meningkat," tutupnya. (Asp)
Baca Juga
PAN Usul Pemprov DKI Tambah Anggaran Kapasitas Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target