MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan merevitalisasi Anjungan Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Perbaikan anjungan ini dilakukan dalam rangka menyambut 500 tahun Kota Jakarta. Revitalisasi Anjungan Jakarta di TMII diproyeksikan untuk memperkuat representasi sejarah dan kebudayaan Betawi.
"Dalam rangka menyambut 500 tahun Jakarta, kami menyetujui untuk merevitalisasi Anjungan Jakarta yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII)," ucap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).
Anggaran yang disiapkan untuk merevitalisasi Anjungan Jakarta sebesar Rp 25 miliar. Sumber pendanaan tidak berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tapi dari dana Kompensasi Lantai Bangunan (KLB). Pramono menyebut, pada tahun berikutnya, akan kembali dialokasikan anggaran dengan nominal yang kurang lebih sama untuk melanjutkan pekerjaan revitalisasi.
"Nanti tahun depan berikutnya akan diberikan alokasi kurang lebih angka yang sama Rp 25 miliar. Semuanya merupakan dana dari KLB sehingga tidak menggunakan APBD," urai Pramono.
Baca juga:
TMII Targetkan 430 Ribu Pengunjung, Beri Lapak Khusus Bagi UMKM
Anjungan TMII di Jakarta Timur merupakan paviliun yang merepresentasikan identitas dan kebudayaan Betawi sebagai wajah Ibu Kota. Bangunan utama Anjungan Jakarta menampilkan arsitektur rumah adat Betawi, terutama rumah kebaya dan rumah panggung dengan ornamen gigi balang. Anjungan ini menampilkan perjalanan Jakarta dari masa Sunda Kelapa, Batavia, hingga menjadi ibu kota modern.
Anjungan DKI Jakarta tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga panggung pertunjukan seni. Pada waktu tertentu digelar atraksi budaya seperti tari topeng Betawi, palang pintu, atau pertunjukan musik tradisional.(Asp)
Baca juga:
Hari Pertama Lebaran, TMII Dikunjungi Nyaris 10 Ribu Pengunjung