Pemprov DKI Bakal Pasang Meteran Air di Apartemen untuk Hindari Oknum Tak Bertanggung Jawab
Ilustrasi air bersih. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui BUMD Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya bakal memasang meteran air di setiap unit apartemen.
Pemasangan meteran air ini sebagai salah satu langkah konkret dari PAM Jaya dalam meminimalisir kerugian bagi pelanggan, sekaligus menghindari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Adanya mungkin oknum-oknum di wilayah-wilayah (apartemen) itu," kata Ketua Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah di Jakarta, Rabu (20/2).
Ima menekankan, PAM Jaya harus segera menyosialisasikan terkait pemasangan meterain air tersebut. Dengan harapan tidak ada lagi oknum-oknum yang disinyalir tidak transparan perihal penyesuaian tarif.
"Harus segera dibereskan dan harus dijelaskan rinci kepada penghuni seluruh apartemen," tegas Ima.
Baca juga:
Di sisi lain, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya tetap fokus terhadap fungsi dan pelayanan yang berkeadilan, termasuk bagi pelanggan yang tinggal di apartemen.
Ia menegaskan, hal itu terus diterapkan kepada warga, apalagi PAM Jaya merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi tidak ada hal-hal yang kemudian menggunakan intrik, 'oh saya dengan tarif ini kemudian kita mau mencari keuntungan atau apapun'," kata Arief.
Baca juga:
PAM Jaya Perluas Bantuan Tandon di Kawasan Berpenghasilan Rendah
Oleh sebab itu, ungkap Arief, PAM Jaya dituntut untuk mandiri ke depannya dan mampu sebagai penunjang aktivitas warga sehari-hari. Mengacu pada aspek pelayanan dan ketersediaan air bersih di Jakarta.
"Makanya kami juga meminta masyarakat itu juga terbuka untuk itu dan kemudian bisa memberikan input yang bagus, yang konstruktif sehingga ini bisa berjalan," ungkap Arief. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PAM Jaya dan MADAS Nusantara Kolaborasi Sedekah 1 Juta Al-Qur’an untuk Korban Banjir Sumatra
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Hadiri KTT APCAT, Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Kendalikan Rokok Elektrik
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai