Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 11 menit lalu
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir di Ibu Kota.

Dalam pelaksanaannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa OMC tidak hanya difokuskan di wilayah Jakarta, tetapi juga dilakukan di daerah penyangga Ibu Kota.

“Kami sebenarnya juga melakukan di perbatasan. Karena memang ada kemungkinan untuk beberapa hari ini, baik di Tangerang, Tangerang Selatan, kemudian di Bogor, di Bekasi curah hujannya tinggi,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Selasa (27/1).

Pramono menilai, modifikasi cuaca tidak akan efektif jika hanya dilakukan di wilayah Jakarta. Pasalnya, banjir di Jakarta juga kerap dipicu oleh kiriman air dari wilayah hulu yang berada di daerah sekitar.

“Percuma mengerjakan hanya Jakarta kemudian kami mendapatkan kiriman banjir yang cukup besar. Sehingga harus dilakukan secara keseluruhan. Tetapi memang fokus utamanya tetap Jakarta,” jelasnya.

Baca juga:

Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek

Menurut Pramono, langkah tersebut penting untuk mencegah dampak curah hujan tinggi yang dapat kembali memicu banjir besar seperti yang terjadi beberapa hari terakhir.

“Yang paling penting adalah jangan sampai dampak curah hujan yang tinggi kemudian mengakibatkan banjir seperti yang kita rasakan beberapa hari yang lalu,” lanjutnya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang untuk memperpanjang pelaksanaan OMC hingga satu bulan penuh. Kebijakan tersebut diambil menyusul potensi curah hujan tinggi yang masih diperkirakan terjadi hingga awal Februari di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran OMC selama satu bulan selama operasi tersebut masih dibutuhkan dalam upaya penanggulangan banjir.

Ia menegaskan, selama anggaran tersedia dan OMC dinilai efektif, Pemprov DKI tidak akan menghentikan operasi modifikasi cuaca.

“Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan DPRD DKI Jakarta memang sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan penuh. Jadi kalau memang masih diperlukan, kami akan melakukan OMC,” pungkas Pramono. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung #Operasi Modifikasi Cuaca #Cuaca Ekstrem
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Pemerintah Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta memang sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan penuh melakukan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - 17 menit lalu
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Indonesia
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Jakarta terus menggelar OMC hingga wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang guna menekan risiko banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 11 menit lalu
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Indonesia
Karhutla di Aceh Barat Berpotensi Terus Meluas, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Sepekan Ke Depan
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah titik tidak bisa dilakukan.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Karhutla di Aceh Barat Berpotensi Terus Meluas, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Sepekan Ke Depan
Indonesia
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Pemprov DKI Jakarta membuka peluang melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026, menyusul prediksi BMKG soal cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Sebanyak 51 rumah dan satu sekolah di Cilincing rusak akibat diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1) kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Indonesia
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Pada OMC ke-11, BPBD menebarkan sebanyak 1.600 kg bahan semai di langit perairan Laut Jawa dan Tangerang Selatan, yang dilakukan melalui dua sorti penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Dunia
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Badan Cuaca Nasional AS (NWS) menyebut situasi mengancam jiwa yang membentang dari Texas hingga New England.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
  7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Indonesia
Modifikasi Cuaca Hari Ke-11, Tebar Garam di Tangsel dan Laut Jawa
Pelaksanaan OMC hari ini dilakukan melalui dua sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Hari Ke-11, Tebar Garam di Tangsel dan Laut Jawa
Indonesia
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Bank Jakarta IPO demi membangun kepercayaan publik dan memperkuat tata kelola.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Bagikan