MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta telah melakukan rapid test kepada 110.090 warga DKI. Dari 110.090 orang yang jalani tes, 4.153 dinyatakan reaktif COVID-19. Persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan DKI Fify Mulyani mengatakan, pihaknya akan terus menggalakan rapid test di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).
Baca Juga:
Update Corona DKI Rabu (20/5): Positif 6.150, Sembuh 1.425 Orang
"Total 110.090 orang menjalani rapid test, 4.153 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 105.937 orang dinyatakan non-reaktif," kata Fify di Jakarta, Rabu (21/5).
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 19 Mei 2020 sebanyak 116.346 sampel
"Sedangkan, tes PCR pada 19 Mei 2020 dilakukan pada 1.922 orang. Sebanyak 1.080 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 97 positif dan 983 negatif," terang dia.
Fify juga menjelaskan, Pemda DKI terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, di antaranya adalah membangun Laboratorium Satelit COVID-19, yang berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020.
"Dan membangun jejaring dengan 27 laboratorium pemeriksa COVID-19," terang dia.
Baca Juga:
Dalam menangani COVID-19, Pemprov DKI juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB di bulan Ramadan ini.
"Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb," tutupnya. (Asp)
Baca Juga: