Pemkab Sleman Siapkan Isoter Khusus Ibu Hamil

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 25 Agustus 2021
Pemkab Sleman Siapkan Isoter Khusus Ibu Hamil

Plh Kepala Dinas Kesehatan dr Cahya Purnama. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyiapkan lokasi isolasi terpadu (isoter) khusus ibu hamil yang positif COVID-19. Isoter ini berlokasi di Gedung Mekkah Asrama Haji, Palagan, Mlati, Sleman.

Plh Kepala Dinas Kesehatan, dokter Cahya Purnama menjelaskan, isoter khusus perawatan ibu hamil ini dipersiapkan agar mereka mendapatkan gizi yang mencukupi serta dipantau kesehatan secara insentif oleh para nakes.

Baca Juga

Pemkab Sleman Terima Bantuan 20 Konsentrator Oksigen

"Sudah kami siapkan beberapa ruangan di gedung Makkah asrama haji untuk ibu hamil. Maka kami imbau kepada ibu hamil jangan ragu atau kuatir dirawat di sana," ujar Cahya di Sleman, Rabu (25/8).

Cahya melanjutkan pada isoter asrama haji juga disiapkan gedung khusus pasien yang memiliki komorbid berat seperti penyakit jantung, diabet dan kanker.

Bagi ibu hamil dan pasien komorbid berat, lanjutnya perawatan di isoter jauh lebih terjamin dibandingkan isoman di rumah. Pasalnya isoter menyiapkan perlengkapan serta obat-obatan yang lengkap. Gizi serta kesehatan pasien juga di periksa tiap hari oleh tenaga kesehatan.

Lokasi isoter di Sleman. Foto: Pemkab Sleman

Selain itu jika terjadi pemburukan kondisi pasien dapat dengan mudah dirujuk ke rumah sakit terdekat oleh tim medis.

"Biarpun masih gejala ringan, kami harapkan ke isoter. Karena yang punya komorbid cepat berubah kondisinya. Banyak pengalaman sekarang masih gapapa, malamnya atau besok sudah menurun saturasinya anjlok,"tutur dia.

Isolasi mandiri di isoter juga dapat mencegah penularan ke anggota keluarga atau orang dilingkungan sekitar.

Cahya melanjutkan saat ini tingkat keterisian isoter menurun hanya berkisar 8 persen hingga 25 persen. Banyak ruangan di isoter yang belum terpakai. Hal ini disebabkan penurunan jumlah kasus COVID-19 serta masih banyaknya warga Sleman yang isolasi mandiri di rumah.

Data dari Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman mencatat hingga 18 Agustus ada sekitar 5208 warga Sleman yang melakukan isoman di rumah.

Sementara data ruangan kosong si empat isoter Pemkab Sleman hingga 23 Agustus adalah sebagai berikut isoterm asrama haji 104 tempat tidur , Isoter UII 61 tempat tidur, isoter Gemawang 84, Isoter Unisa 71. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Pemkab Sleman Uji Coba Pembukaan Mal

#COVID-19 #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Bagikan