Pemerintah Targetkan 2,3 Juta Suntikan Vaksin Per Hari di Bulan September

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 02 September 2021
Pemerintah Targetkan 2,3 Juta Suntikan Vaksin Per Hari di Bulan September

Kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk RT, RW di Gedung Kelurahan Ngletih, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (17/3/2021). ANTARA/HO-Dinkes Kediri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan capaian vaksinasi kepada masyarakat di bulan September diatas 2 juta dosis per hari. Target itu termasuk untuk suntikan dosis pertama maupun kedua.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono menyebut kenaikan target capaian itu mempertimbangkan kedatangan vaksin COVID-19 yang lebih banyak pada semester kedua ini.

Baca Juga

Perilaku Satgas COVID-19 Kota Bogor Buat Rizieq Shibab Jengkel

"Kita targetkan dalam waktu di bulan September ke depan kita bisa mencapai 2,3 juta dosis suntikan per hari," ujar Dante dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/9).

Pemerintah sendiri sudah beberapa kali menetapkan target vaksinasi. Awalnya pemerintah menargetkan sejuta dosis vaksin sehari di Juli 2021. Kemudian pada Agustus target dinaikkan 2 juta dosis per hari, namun belum terealisasi sepenuhnya.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat memberikan pemaparan terkait laporan kasus COVID-19 kepada Komisi IX DPRI di Jakarta, Kamis (27/5/2021). (ANTARA/Andi Firdaus).

Berdasarkan data harian Satgas COVID-19, pada 1-10 Agustus jumlah kumulatif vaksinasi hanya mencapai 8.331.794 dosis.

Kemudian pada 11-20 Agustus bertambah menjadi 11.164.061 dosis, dan pada periode 21-31 Agustus menurun menjadi 11.709.307 dosis suntikan vaksin COVID-19.

"Kami mencapai vaksinasi 50 juta di bulan Juni, atau dalam waktu 26 minggu. Di akhir Agustus, berhasil mencapai 50 juta kedua hanya kurang lebih 6 minggu. Jadi percepatan vaksinasi sudah sedemikian rupa," kata dia.

Baca Juga

Kendalikan COVID-19, Jalan Ring 1 dan 2 Bandung Masih Terapkan Jam Malam

Pada kesempatan yang sama, Dante mengajak seluruh pihak agar ikut mendorong keberhasilan program vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Sebab, vaksin dinilai sebagai salah satu upaya tambahan dalam mengendalikan pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Selain itu, Dante juga berpesan agar penerapan protokol kesehatan terus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat. Meskipun telah mendapat vaksin COVID-19 secara lengkap. (Knu)

#COVID-19 #Obat Covid #Kalung Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19 #Harga Vaksin COVID-19 #Menteri Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Presiden Prabowo dan MBZ meresmikan RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo. Pembangunan dan peralatan menelan dana Rp400 miliar, hibah dari UEA.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Indonesia
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan hapus sistem rujukan berjenjang BPJS. Pasien JKN akan langsung dirujuk sesuai kompetensi demi efisiensi dan percepatan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Bagikan