MerahPutih.com - Sebanyak sebelas warga sipil dilaporkan tewas akibat ditembak dan dianiaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua.
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menegaskan pemerintah akan bergerak cepat menangkap dan memproses hukum pelaku penyerangan di Nduga, Papua.
Baca Juga:
"Negara tidak pernah menoleransi siapa pun yang berupaya menyebar teror, mengganggu ketertiban, dan keamanan masyarakat, apalagi sampai menimbulkan korban meninggal dunia,” tegas Moeldoko dikutip dari Antara, Selasa (19/7).
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat sipil di Nduga Papua, Sabtu (16/7), dan menewaskan 11 orang di antaranya tokoh agama.
Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah mengutuk keras aksi KKB itu.
Baca Juga:
Aparat Keamanan Diminta Tindak Tegas Anggota KKB dan Donaturnya
Dia menilai aksi tersebut perbuatan kejam dan tidak berperikemanusiaan karena menyerang warga yang sama sekali tidak berdaya.
“Apalagi ada tokoh agama yang ikut menjadi korban. Secara pribadi saya menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini,” tegas Moeldoko. (*)
Baca Juga:
Aksi Brutal KKB Papua Tewaskan 9 Warga Sipil dan 1 Luka-luka