Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM

Penemuan Ladang Ganja diduga milik OPM/ media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SATGAS Kogabwilhan III menemukan ladang ganja dalam operasi di wilayah Ibiroma Komplek, Distrik Kurma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Diduga, hasil budidaya tanaman terlarang tersebut digunakan untuk mendukung operasional kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Panglima Kogabwilhan III Letjen Lucky Avianto mengatakan ladang tersebut ditemukan pada Rabu (9/9). Dari lokasi itu, personel menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.

“Satgas Kogabwilhan menemukan ladang ganja dengan tanaman 21.400 pohon ganja diduga milik pimpinan OPM Egianus Kogoya,” kata Lucky kepada wartawan, dikutip Jumat (11/9).

Menurut Lucky, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa ladang tersebut berkaitan dengan Egianus Kogoya. Ia juga menduga aktivitas budi daya ganja itu tidak sekadar untuk konsumsi pribadi, tapi memiliki tujuan ekonomi. “Hasil penjualan ganja digunakan untuk operasional OPM,” ujar Lucky.

Baca juga:

Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM


Ia mengatakan dugaan tersebut menjadi bagian dari temuan Satgas dalam mengungkap sumber pendanaan kelompok bersenjata yang beraktivitas di Papua. Lucky menambahkan tanaman ganja yang ditemukan memiliki kualitas yang disebut siap dipanen dan diedarkan.

Lokasi ladang tersebut berada di wilayah yang menjadi bagian dari operasi Satgas Kogabwilhan III.

Selain mengungkap dugaan sumber pendanaan, Lucky menyebut Egianus Kogoya selama ini dikaitkan dengan sejumlah kasus kekerasan di Papua. “Egianus Kogoya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam 65 kasus kekerasan termasuk pembunuhan di Papua,” ujarnya.


TNI selanjutnya mendalami kepemilikan serta aktivitas budi daya ganja di lokasi tersebut, termasuk dugaan pemanfaatan hasilnya untuk mendukung kegiatan kelompok OPM.(knu)

Baca juga:

OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri





#Ladang Ganja #Kabupaten Yahukimo #Papua #OPM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan