MERAHPUTIH.COM — SATGAS Kogabwilhan III menemukan ladang ganja dalam operasi di wilayah Ibiroma Komplek, Distrik Kurma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Diduga, hasil budidaya tanaman terlarang tersebut digunakan untuk mendukung operasional kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Panglima Kogabwilhan III Letjen Lucky Avianto mengatakan ladang tersebut ditemukan pada Rabu (9/9). Dari lokasi itu, personel menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
“Satgas Kogabwilhan menemukan ladang ganja dengan tanaman 21.400 pohon ganja diduga milik pimpinan OPM Egianus Kogoya,” kata Lucky kepada wartawan, dikutip Jumat (11/9).
Menurut Lucky, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa ladang tersebut berkaitan dengan Egianus Kogoya. Ia juga menduga aktivitas budi daya ganja itu tidak sekadar untuk konsumsi pribadi, tapi memiliki tujuan ekonomi. “Hasil penjualan ganja digunakan untuk operasional OPM,” ujar Lucky.
Baca juga:
Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM
Ia mengatakan dugaan tersebut menjadi bagian dari temuan Satgas dalam mengungkap sumber pendanaan kelompok bersenjata yang beraktivitas di Papua. Lucky menambahkan tanaman ganja yang ditemukan memiliki kualitas yang disebut siap dipanen dan diedarkan.
Lokasi ladang tersebut berada di wilayah yang menjadi bagian dari operasi Satgas Kogabwilhan III.
Selain mengungkap dugaan sumber pendanaan, Lucky menyebut Egianus Kogoya selama ini dikaitkan dengan sejumlah kasus kekerasan di Papua. “Egianus Kogoya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam 65 kasus kekerasan termasuk pembunuhan di Papua,” ujarnya.
TNI selanjutnya mendalami kepemilikan serta aktivitas budi daya ganja di lokasi tersebut, termasuk dugaan pemanfaatan hasilnya untuk mendukung kegiatan kelompok OPM.(knu)
Baca juga:
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri