Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Oktober 2019
Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris

Anggota TNI berpatroli di Wamena, Papua, Rabu (1/10). (Foto: ANTARA PHOTO/Iwan Adisaputra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Ulama Thariqah Internasional (DUTI) Indonesia meminta pemerintah pusat menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai kelompok teroris terkait dengan kerusuhan di Wamena, Papua.

Dewan Pembina Dewan Ulama Thariqah Internasional Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar-Rabbani di Padang, Senin (7/10), mengatakan bahwa pihaknya membuat pernyataan sikap terkait dengan kerusuhan di Wamena. Demikian dikutip Antara.

Baca Juga:

Di Depan Mabes Polri, Habib Novel Siap Bantu Polisi Basmi OPM

Pertama, pihaknya menyatakan bahwa OPM adalah organisasi teroris yang telah banyak melakukan teror, pembunuhan, dan kerusuhan bagi warga negara yang tidak berdosa.

Dewan Pembina Dewan Ulama Thariqah Internasional Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani (tengah). ANTARA/Mario Sofia Nasution
Dewan Pembina Dewan Ulama Thariqah Internasional Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani (tengah). ANTARA/Mario Sofia Nasution

Kedua, pihaknya menuntut kepada pemerintah Republik Indonesia menyatakan OPM sebagai organisasi teroris.

Selain itu, dia meminta pemerintah Indonesia mengusulkan kepada PBB untuk menetapkan OPM sebagai organisasi teroris.

Selanjutnya, pihaknya mengajak anggota Dewan Ulama Thariqah di seluruh dunia mengusulkan kepada masing-masing negaranya menyatakan OPM merupakan organisasi teroris.

Baca Juga:

Ormas Islam Demo di Mapolresta Surakarta, Bakar Bendera OPM

Ia mengatakan bahwa Dewan Ulama Thariqah Internasional berdiri diawali dari pertemuan ulama Thariqah se-Sumbar yang diadakan beberapa tahun lalu.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan pertemuan se-Sumatra hingga ASEAN.

Bangunan dan kendaraan setelah kerusuhan di Jayapura, Papua. (Foto: ANTARA PHOTO/Indrayadi TH)
Bangunan dan kendaraan terbakar setelah kerusuhan di Jayapura, Papua. (Foto: ANTARA PHOTO/Indrayadi TH)

Pada tahun 2018, Dewan Ulama Thariqah bertranformasi menjadi internasional yang berpusat di Istanbul, Turki.

Beberapa negara telah bergabung dalam Dewan Ulama Thariqah Internasional ini, di antaranya Maroko, Aljazair, Jerman, Prancis, Sudan, Mesir, dan Amerika Serikat. (*)

Baca Juga:

OPM Pancing Konflik Papua Meluas Lewat Pengibaran Bintang Kejora di Depan Istana Negara

#Teroris #OPM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Satgas menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Indonesia
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Indonesia
Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM
Kelompok rentan seperti perempuan dan anak kerap diposisikan dalam kerentanan berlapis yang membahayakan masa depan mereka. 

Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM
Indonesia
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Negara wajib menjamin keamanan warga sipil yang bekerja di wilayah rawan konflik.

Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Indonesia
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
KemenHAM mengecam penembakan tiga warga sipil di Yahukimo yang dituduh intel TNI oleh TPNPB-OPM. Dorong deeskalasi konflik dan perlindungan HAM.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Bagikan