MerahPutih.com - Pemerintah terus berupaya menambah jumlah personel komponen cadangan (komcad). Pelatihan sebagai komcad bertujuan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air warga.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema memaparkan, saat ini Kemenhan sudah memiliki sekitar 50.000 anggota komcad.
"Mereka terstruktur, terkomposisi, baik itu komponen cadangan yang bersifat reguler, komponen cadangan dari aparatur sipil negara (ASN) dan sudah didahului dari Kementerian Pertahanan," katanya.
Jumlah itu terhitung sejak komcad dibentuk oleh Kemenhan pada 2021 dan bahkan beberapa komcad telah ditugaskan di beberapa tempat, seperti di lingkungan Kemenhan.
Baca juga:
4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komponen Cadangan, Ada Kuota Tiap Instansi
Tahun ini, Kemenhan tengah berupaya mengikutsertakan 4.000 ASN dari ragam kementerian dan lembaga untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad. Selain itu, beberapa ASN pemerintah daerah juga mulai mengikuti pelatihan sebagai komcad.
Langkah ini sangat tepat lantaran jumlah ASN di Indonesia sangat banyak sehingga layak untuk mendukung keberadaan komcad.
"ASN ini kurang lebih jumlah sekitar hampir lima juta di seluruh Indonesia. Ini potensi kekuatan pertahanan yang terbesar dan tentunya proses penyiapan harus dilalui dan disiapkan oleh kita," katanya.
Ia menegaskan, program komcad untuk ASN ini tidak bertujuan untuk militerisasi instansi sipil dan warga.
"Ini bukan wajib militer. Tumbuh secara sukarela, tentu terjawab dari instrumen-instrumen struktur pemerintah," jelas Gabriel. (*)