Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp 104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,2 triliun untuk program ketahanan pangan, baik penguatan sektor pertanian dan penguatan cadangan pangan.
"Anggaran tersebut akan disalurkan kepada kementerian dan lembaga, non kementerian lembagam dan transfer ke daerah," kata Airlangga di Jakarta, Senin (6/3).
Baca Juga
Program penguatan sektor pertanian antara lain untuk pengembangan budidaya pertanian, infrastruktur termasuk juga penyimpanan, subsidi pupuk. Lalu pemberian bunga kredit yang rendah, kemudian DAK fisik dan non fisik, serta dana desa terkait ketahanan pangan.
"Untuk peningkatan ketahanan pangan rumah tangga dan memastikan alokasi 20 persen dana desa untuk program ketahanan pangan," terangnya.
Baca Juga
Pengamat Sebut Golkar Diuntungkan Jika Airlangga Duet dengan Khofifah
Untuk penguatan cadangan pangan, Airlangga mengatakan pihaknya akan menggelontorkan Rp2,8 triliun untuk cadangan beras pemerintah dan Rp 2,6 triliun untuk cadangan dan stabilisasi harga pangan.
"Kemudian dari segi logistik, pemerintah akan membangun jalan dan anggaran berasal dari pusat," tuturnya.
Lanjut Airlangga, penguatan sektor pertanian juga dilakukan dengan kemudahan akses pembiayaan untuk peningkatan produksi pertanian seperti melalui program KUR Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) dan KUR Super Mikro.
Pemerintah tetap waspada dan antisipatif serta terus memperkuat ketahanan domestik dalam mencermati kondisi perekonomian global saat ini. (Asp).
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Wagub Rano Karno Jamin Ketersediaan Pangan Jakarta Aman, Subsidi Ayam Segera Meluncur
Harga Bapok Terbaru 7 Desember 2025: Cabai Rawit Melambung Sendiri, Mayoritas Pangan Malah Kompak Turun Drastis
Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru 2025/2026, Mendag Waspadai Faktor Cuaca
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
PT KAI Angkut 17.730 Ton Pupuk Selama 2025, Bukti Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Menko Airlangga Malah Senang Emas Sumbang Inflasi Terbesar, Ini Alasannya