MerahPutih.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir setelah berlangsung selama 25 jam. Namun, abu vulkanik masih dirasakan diberbagai daerah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat, menerapkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di kota itu selama dua hari pada 7-8 September 2026.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan kebijakan tersebut diterapkan menyusul kondisi abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdampak di Kota Depok.
PJJ berlaku bagi satuan pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanan (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Baca juga:
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Untuk seluruh warga Depok, khususnya satuan pendidikan, para orang tua murid, serta anak-anakku tercinta mulai dari TK, PAUD, RA, SD, SMP, MI, hingga MTs, kegiatan belajar dan pembelajaran untuk sementara dilaksanakan secara jarak jauh atau daring,
katanya.
Pelaksanaan PJJ akan dievaluasi setelah dua hari. Evaluasi tersebut dilakukan untuk menentukan apakah kegiatan pembelajaran dapat kembali dilaksanakan secara tatap muka atau masih perlu dilanjutkan secara jarak jauh.
Kami berharap para peserta didik tetap menjaga kesehatan dan mengikuti kegiatan belajar dari rumah dengan pendampingan orang tua,
karatanya.
Sedangkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Supian Suri, tetap melaksanakan tugas dan bekerja seperti biasa di kantor.