Pembagian Rastra di Majalengka Dikawal Polisi, Ada Apa?

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 06 Februari 2018
Pembagian Rastra di Majalengka Dikawal Polisi, Ada Apa?

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad (kedua kiri) saat pembagian beras rasta di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (6/2). (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyaluran beras sejahtera atau rastra mendapat perhatian dari kepolisian. Pemantauan pun dilakukan mulai dari tingkat keluruhan hingga ke pelosok desa yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad mengatakan, pemantauan pembagia beras rasta (raskin) dilakukan oleh petugas polsek yang terjun langsung ke lapangan di wilayah binaannya masing-masing.

"Pengawasan tersebut ini dilakukan guna menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Majalengka," kata Noviana di Majalengka, Selasa (6/2).

Di samping itu, kata dia, juga sebagai upaya kepolisian guna mendekatkan diri kepada masyarakat.

"Khususnya para Bhabinkamtibmas, kami perintahkan harus dekat di tengah masyarakat, sehingga merasa aman dan nyaman. Termasuk ketika ada pembagian beras sejahtera oleh pemerintah,"terang Noviana.

Selain melakukan pemantauan, petugas kepolisian juga harus ikut membantu masyarakat. Seperti, memindahkan beras yang sudah dibagi menuju kendaraan warga yang digunakannya untuk mengambil beras dan itu sudah menjadi tugas polisi, salah satunya sebagai pelayan masyarakat.

"Anggota kami awasi penyaluran beras untuk masyarakat miskin agar sampai kepada orang yang berhak,” jelas Noviana.

Diharapkan, sambung Noviana, dengan pengawasan yang dilakukan oleh masing masing polsek terhadap penyaluran beras untuk masyarakat miskin dapat menyukseskan program pemerintah.

Karena, lanjut dia, proses penyaluran rasta bisa menimbulkan potensi gejolak di tengah masyarakat.

“Tentunya kami sangat senang bisa ikut menjaga kondusivitas bersama masyarakat di desa. Penyaluran rastra ini sebenarnya rawan dan bisa menimbulkan gejolak, namun semua itu bisa diatasi berkat pendekatan langsung kepada masyarakat,” tuturnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Satgas Pangan Diminta Tindak Tegas Penimbun Beras

#Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Hati-hati skandal kecurangan beras fortifikasi palsu! Mentan Amran Sulaiman bongkar modus 25 merek nakal yang jual beras hingga Rp57 ribu per kg. Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Bagikan