Hobi

Peliharaan Lucu dengan Perawatan Minim

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 02 Juli 2021
Peliharaan Lucu dengan Perawatan Minim

Beberapa hewan cukup mudah dirawat.(Foto: Pexels/rudolf jakkel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP hewan peliharaan perlu dirawat dan dicintai. Namun, jika sibuk, kamu tidak mungkin menghabiskan setiap saat untuk merawat hewan peliharaan. Kendati demikian, bukan berarti kamu tidak pantas merawat hewan peliharaan.

Beberapa hewan peliharaan membutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih sedikit. Bahkan banyak yang lebih murah untuk dimiliki daripada beberapa opsi perawatan yang lebih tinggi. Jadi, apakah kamu sedang mencari sesuatu yang masuk akal untuk anak-anak, untuk gaya hidup pekerja, atau untuk keterbatasan apartemen? Berikut hewan peliharaan dengan perawatan rendah yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibawa pulang.

BACA JUGA:

Fakta yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui Tentang Anjing

1. Ikan Cupang

ikan cupang
Ikan cupang amat menakjubkan dan kuat. (Foto: Pexels/tim mossholder)


Ikan sering dipandang sebagai hewan peliharaan dengan perawatan rendah sampai orang-orang menyadari cukup banyak hal yang harus dilakukan sebagai perawatan. Namun, itu biasanya karena orang memilih jenis ikan yang salah. Jika kamu mencari ikan dengan perawatan rendah, pilihlah cupang.

Ikan cupang menakjubkan, sangat kuat, dan memiliki perawatan rendah. Yang kamu butuhkan hanya aquarium kecil untuk menampungnya, Dan begitu tangki siap, kamu hanya perlu memberi mereka makan sekali sehari atau mendapatkan pengumpan ikan otomatis dan mengganti 15 persen air setiap minggu.

2. Pug

pug
Salah satu ras anjing yang paling mudah. (foto: pexels/burst)

Anjing membutuhkan banyak cinta, perhatian, dan kasih sayang. Tetapi jika kamu ingin membawa anjing yang berharga ke dalam keluarga, pertimbangkan jenis yang lebih rendah pemeliharaannya. Pug adalah salah satu ras anjing yang paling mudah untuk dimiliki.


Kamu tidak perlu membawanya ke salon anjing. Rambut pendeknya tidak perlu dipangkas secara rutin. Selain itu, kamu hanya perlu berjalan dengannya sekitar 30 menit sehari, dan bermain lempar tangkap atau tarik tambang selama sekitar 10 menit, dan itu cukup untuk membuatnya tetap bugar.

3. Kura-kura

kura-kura
Tak perlu diberi makan tiap hari.(Foto: Pexels/ ludvig hedenborg)

Ada sekitar 270 jenis kura-kura di luar sana untuk dipertimbangkan sebagai hewan peliharaan. Pertimbangkan kura-kura kecil yang tumbuh paling banyak sembilan atau dua belas inci, jika kamu mencari jenis yang dapat dimasukkan ke dalam terarium berukuran biasa.

Dalam hal makanan, kura-kura itu mudah. Mereka tidak perlu diberi makan setiap hari. Kamu hanya perlu memberi makan kura-kura empat hingga lima kali seminggu. Kebanyakan kura-kura umumnya memakan serangga, ikan, dan sayuran hijau gelap. Kunci untuk merawat kura-kura dengan baik adalah menjaga suhu air, menjaga air bersih, dan memberi mereka makan secara konsisten. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah kura-kura bisa hidup untuk waktu yang lama. Misalnya, dapat hidup hingga 30 tahun.

4. Hamster

hamster
Kebutuhan dasar hamster sangat simpel. (Foto: Pexels/ellie burgin)

Sebagian besar anak akhirnya memiliki hamster sebagai hewan peliharaan masa kecil karena mereka lebih rendah perawatannya daripada hewan lain. Yang mereka butuhkan hanyalah kandang, air bersih (yang dapat ditaruh di botol minum di sisi kandang), makanan hamster (bersama potongan kecil buah-buahan dan sayuran), dan roda hamster untuk mereka bermain dan berolahraga. Setelah mereka memiliki semua itu, mereka tidak perlu banyak lagi.

Anak-anak dapat mengeluarkan hamster dari kandangnya untuk sesekali bermain dengannya, tetapi selama mereka memiliki kebutuhan dasar, mereka senang.

5. Ular

ular
Bukan favorit, tapi mudah dirawat.(Foto: Pexels/davyd bortnik)

Ular bukanlah favorit semua orang, tetapi mereka memang hewan peliharaan yang mudah dirawat. Menurut John Virata dari majalah Reptiles, ular peliharaan pemula yang baik termasuk ular jagung, ular raja California, ular boa merah, ular gopher, dan ular piton bola. Yang paling populer mungkin ialah ular jagung karena ini jenis ular yang cukup jinak, dan mereka tidak tumbuh sebesar itu. Panjangnya paling banyak dua sampai lima kaki. Dalam hal makanan, ular jagung memakan hewan pengerat dan telur puyuh.(Avia)

#Lipsus Bulanan Juli #Lipsus Bulanan #Hobi #Gaya Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Veronica Tan menyoroti pentingnya tersedianya ruang bagi masyarakat, terutama perempuan, untuk aktif menjaga kesehatan sekaligus membangun komunitas yang saling menguatkan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Fun
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
POP MART merayakan dua tahun di Indonesia lewat CRYBABY Indonesia Limited Edition yang terinspirasi alam, budaya, dan kehidupan pesisir Tanah Air.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Lifestyle
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Di masa depan, kawasan ini diharapkan dapat terintegrasi dengan jaringan MRT yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta Barat dan Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Maret 2026
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Lifestyle
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Mumpung masih dalam suasana awal tahun dengan semangat fresh, ini bisa jadi momen buat kamu mempercantik rumah.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Lifestyle
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Pengujung tahun menjadi momen bagi perempuan untuk terkoneksi kembali ke dalam diri kamu.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Bagikan