Pelantikan Plt Sekda Cirebon Dinilai Tidak Sah

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 05 Januari 2018
Pelantikan Plt Sekda Cirebon Dinilai Tidak Sah

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra melantik 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sebelumnya, Rabu (3/1). (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Junaedi menilai pengangkatan pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno yang dilakukan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra tidak sah.

Menurut Junaedi, dengan penolakan Yayat atas demosi (penurunan jabatan) dari sekda menjadi staf ahli saat pelantikan seratusan pejabat pada Rabu (3/1) lalu membuat pencopotan jabatan Yayat sebagai sekda belum sah.

"Pengangkatan sekda itu tidak sah. Demosi sekda belum terjadi karena Pak Yayat menolak diambil sumpah jabatan barunya sebagai staf ahli," jelas Junaedi di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (4/1).

Menurutnya, langkah bupati itu telah menyalahi aturan atau mekanisme yang berlaku. Ketika Yayat menolak, pihak eksekutif sebaiknya menunda dahulu pelantikan Rahmat sebagai upaya antisipasi bila Yayat mengajukan gugatan hukum.

Pihaknya sendiri berencana melaporkan hal ini kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bahkan, pihaknya juga akan menjelaskan situasi di Kabupaten Cirebon kini dengan harapan KASN dapat mengambil kesimpulan maupun keputusan.

"Rencananya dalam waktu dekat kami Komisi I akan melaporkan masalah ini ke KASN," sebutnya.

Diketahui, Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, melantik Rahmat Sutrisno, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Cirebon, menjadi pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Cirebon pada hari Kamis ini.

Rahmat menggantikan Yayat Ruhyat, sekda sebelumnya, yang dimutasi Sunjaya menjadi Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon.

Pada pelantikan 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sebelumnya, Rabu (3/1) Yayat telah menyatakan menolak dilantik.

Meski begitu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyatakan, Yayat telah diputuskan bupati sebagai staf ahli sehingga jabatan sekda kosong. (*)

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lain terkait korupsi: Akan Dilantik, Sekda Cirebon WO dengan Alasan Bupati Melanggar Hukum

#Mutasi Jabatan #Cirebon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Lengkap 90 Nama Kajari Baru Hasil Mutasi Besar Kejagung, DKI Cuma Geser 1
Kejagung resmi mutasi 90 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh Indonesia. Jakarta hanya terdampak 1 posisi, yakni Kajari Jakarta Barat. Berikut daftar lengkap nama-namanya.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Lengkap 90 Nama Kajari Baru Hasil Mutasi Besar Kejagung, DKI Cuma Geser 1
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Tarik Komjen Panca Putra Kembali ke Polri Usai Bertugas di Lemhanas, Mabes: Demi Tingkatkan Profesionalisme
Komjen RZ Panca Putra resmi ditunjuk untuk mengemban tugas sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Tarik Komjen Panca Putra Kembali ke Polri Usai Bertugas di Lemhanas, Mabes: Demi Tingkatkan Profesionalisme
Indonesia
Deretan Jenderal Polri Kena Mutasi, Kapolda Jabar hingga Kalbar Diganti
Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier di lingkungan Polri.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Deretan Jenderal Polri Kena Mutasi, Kapolda Jabar hingga Kalbar Diganti
Indonesia
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Rotasi massal ASN Solo terdiri dari tujuh orang pejabat eselon II, 66 pejabat administrator eselon III, dan 139 orang pejabat eselon IV.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Polda Metro Jaya menggelar upacara serah terima jabatan terhadap pejabat utama dan Kapolres.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Indonesia
Jaksa Agung Copot Para Jaksa Terjaring OTT, Ada 43 Yang Kena Mutasi
Mutas ini, dalam rangka mutasi dan penyegaran organisasi, serta mengisi kekosongan jabatan dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum yang memerlukan kecepatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Desember 2025
Jaksa Agung Copot Para Jaksa Terjaring OTT, Ada 43 Yang Kena Mutasi
Indonesia
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Thomas menegaskan fenomena meteor di Cirebon itu tidak menimbulkan bahaya, apalagi kemungkinan lokasi jatuhnya di Laut Jawa.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Profesor BRIN Perkirakan Ukuran Meteor Cirebon 3-5 Meter, Pastikan Tidak Berbahaya
Indonesia
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Dentuman keras yang menggegerkan warga Cirebon, Minggu malam (5/10) berasal dari meteor berukuran besar.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Pastikan Bukan Fenomena Hujan Meteor, BRIN Imbau Warga Cirebon Tidak Perlu Panik
Bagikan