Pelaku Tawuran di Manggarai dan Tambak Akan ditindak secara Hukum

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 05 Januari 2015
Pelaku Tawuran di Manggarai dan Tambak Akan ditindak secara Hukum

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Penyebab tauran yang terjadi di Jalan Tambak Pegangsaan Menteng Jakarta Pusat pada tanggal 25 desember 2014 yang melibatkan warga manggarai dan tambak, salah satunya adalah status social masyarakat kebanyakan pengangguran, dan pemukiman warga yang sangat padat, sehingga masyarakat mudah terprofokasi untuk tawuran.

Menurut Kapolsek Tebet I.K. Sudarma, SH M HUM mengatakan, hal itu sangat disayangkan terjadi di tengah-tengah ibu kota yang nota beni sudah termasuk masyarakatnya melek media dan informasi, tentntuya sudah bisa berfikir untuk tidak melakukan tauran akan tetapi dengan padatnya penduduk seperti ini membuat semuanya menjadi berubah, seharusnya kawasan yang menjadi contoh terhadap daerah-daerah lain yang masih tertinggal.

"Untuk itulah dalam hal ini kepolisian akan menerapkan sanksi yang tegas terhadap para provokasi warga, dengan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku tawuran dilapangan, ketika sudah ditemukan akan di proses secara hukum agar tidak terulang kembali".katanya, ketika ditemui dikantornya (5/1).

Dalam hal ini kepolisian harus bertindak cepat dan tegas memberikan sanksi, agar dapat meminimalisir terjadinya kejadian tawuran antar warga, sanksi tegas akan memberikan efek jerah terhadap para pelaku tawuran. tuturnya. (FIK)

#Penegakan Hukum #Tawuran #Warga Tambak Dan Manggarai
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Mendesak agar Pemprov DKI menghukum para pelaku kekerasan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Tawuran Warga Klender Picu Kemacetan Hingga 2 KM, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, melumpuhkan arus lalu lintas hingga 2 km. Aparat Polri dan Satpol PP turun tangan membubarkan massa dengan gas air mata.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Tawuran Warga Klender Picu Kemacetan Hingga 2 KM, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa
Indonesia
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Patroli dilakukan secara mobile bersama jajaran Perintis Presisi dan polres setempat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Arena Ring Tinju di Pasar Rebo Bikin Tawuran Turun Drastis
Arena ring tinju dibangun melalui swadaya masyarakat dan mulai digunakan sejak Januari 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Gubernur Pramono Sebut Arena Ring Tinju di Pasar Rebo Bikin Tawuran Turun Drastis
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap Akibat Tawuran Maut di Tangerang
Petugas langsung melakukan identifikasi dengan hasil luka di bagian dada kanan dan tangan kanan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Belasan Orang Ditangkap Akibat Tawuran Maut di Tangerang
Indonesia
Yusril Ingatkan Revolusi Digital dan AI Harus Berpijak pada Prinsip Negara Hukum
Yusril menekankan revolusi digital dan AI tidak hanya berbicara soal kemajuan teknologi, tetapi juga menyangkut aspek fundamental seperti keadilan, kekuasaan, dan arah peradaban bangsa.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Yusril Ingatkan Revolusi Digital dan AI Harus Berpijak pada Prinsip Negara Hukum
Indonesia
Netizen Diminta Teliti Mencerna Informasi Proses Penegakan Hukum, Berita Belum Terkonfirmasi Bisa Picu Kegaduhan
PSMP mengingatkan netizen agar teliti mencerna informasi proses hukum. Berita yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kegaduhan dan merusak reputasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Netizen Diminta Teliti Mencerna Informasi Proses Penegakan Hukum, Berita Belum Terkonfirmasi Bisa Picu Kegaduhan
Indonesia
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Tradisi geng sekolah itu jika terus terpelihara berbahaya karena berpotensi memicu kekerasan di kalangan remaja yang bisa memakan korban jiwa.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Maret 2026
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Bagikan