Pelaku Pembunuhan di Mal Jakbar Dikirim ke RS Polri Jalani Tes Kejiwaan

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 30 September 2023
Pelaku Pembunuhan di Mal Jakbar Dikirim ke RS Polri Jalani Tes Kejiwaan

Ilustrasi korban meninggal. ANTARA.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi terus mengusut kasus pembunuhan Fresa Danella (44) di sekitar Mall Central Park, Jakarta Barat.

Terkini, Polsek Tanjung Duren mengirimkan Andi Handoyo (26), pelaku pembunuhan itu ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk menjalani tes kejiwaan, Jumat (29/9) siang.

Baca Juga:

Seorang Perempuan Jadi Korban Pembunuhan di Lobi Mal Jakarta Barat

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Muharam Wibisono mengatakan, hal tersebut dilakukan, karena pelaku selama pemeriksaan kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah, bahkan banyak yang tidak relevan.

"Ini untuk memastikan apa memang betul yang bersangkutan itu mengalami ganguan jiwa atau tidak," ujar Muharam di Jakarta, Jumat (29/9).

Perilaku keseharian pelaku akan diobservasi untuk memastikan apakah benar mengalami gangguan jiwa.

Selama menjalani observasi kejiwaan, salah satu yang dilakukan tim dokter speaialis kejiwaan RS Polri Kramatjati akan mencari tahu perilaku keseharian pelaku selama ini.

Proses tersebut akan berjalan selama sepekan.

Baca Juga:

Terdakwa Kasus Pembunuhan dan Mutilasi di Sleman Divonis Mati

" Jadi dari observasi ini juga dilihat perilakunya setiap hari seperti apa, untuk menentukan memang yang bersangkutan ini memiliki ganguan jiwa atau tidak", tambah Muharam.

Kepada polisi, pelaku mengaku aksi kejinya tersebut dilakukan secara acak, lantaran tak mengenal korban. Pelaku juga tidak ada dendam, tidak juga ingin menguasai harta benda korban.

"Sejauh ini yang kita dapat (keterangannya) demikian, tetapi ini kan harus dibuktikan lagi (dengan tes kejiwaan)," tambah Muharam.

Sebelumnya diberitakan, Fresa Danella saat hendak berangkat ke tempat kerjanya yang tak jauh dari lokasi kejadian pada pukul 07.00 WIB.

Korban mengalami luka sayatan di lehernya, sementara pelaku berhasil ditangkap sesaat setelah kejadian. (Knu)

Baca Juga:

Panglima TNI Janji Transparan Soal Proses Hukum Paspampres Pelaku Pembunuhan

#Polda Metro Jaya #Gangguan Jiwa #Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan