Pekan Depan Presiden Jokowi Beri Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa Cianjur

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 01 Desember 2022
Pekan Depan Presiden Jokowi Beri Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa Cianjur

Presiden RI Joko Widodo menemui para pengungsi penyintas gempa di SDN 2 Sukamaju, Gasol, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). (ANTARA/HO-Biro Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ribuan korban gempa Cianjur menanti bantuan langsung dari sejumlah pihak. Salah satunya soal perbaikam rumah mereka yang rusak.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akan menyerahkan secara langsung bantuan bagi korban gempa di Cianjur pada pekan depan.

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan 16 Hektar Lahan untuk Relokasi Korban Gempa Cianjur

Bantuan berupa ganti rugi rumah korban gempa Cianjur itu akan disampaikan pada Senin (5/12).

Bantuan langsung untuk perbaikan rumah, mulai dari rusak rumah ringan, sedang dan berat. Khususnya yang sudah terverifikasi.

"Untuk rombongan pertama ini sekitar delapan ribu (rumah) yang nanti akan diserahkan langsung oleh Bapak Presiden," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/12).

Dia menjelaskan, pemberian bantuan langsung oleh Presiden Jokowi itu sebagai wujud memberikan semangat langsung agar para korban gempa tetap melanjutkan hidupnya.

"Mulai bangkit kembali, terutama dari sektor ekonomi kan tidak boleh berlama-lama," tutur Muhadjir.

Baca Juga:

Indonesia Diguncang 45 Kali Gempa Sesar Aktif Mematikan Sejak 1674

Ia menjelaskan pemberian bantuan ganti rugi akan diberikan pada tahap pertama untuk 8 ribu dari sekitar 60 ribu rumah yang rusak akibat gempa Cianjur.

"Kami sudah melibatkan perguruan tinggi lalu Kementerian PUPR dan BNPB, utamanya perguruan tinggi yang punya fakultas teknik sipil," sambungnya.

Muhadjir menambahkan, pemerintah juga memfokuskan pada perbaikan fasilitas umum khususnya pada sektor pendidikan. Khususnya gedung sekolah dan lembaga pendidikan yang terdampak.

"Sehingga jangan sampai pendidikannya berlama-lama terbengkalai, baik nanti ada sekolah-sekolah sementara atau darurat, maupun untuk menangani sekolah-sekolah madrasah," pungkas Muhadjir yang juga mantan Mendikbud ini. (Knu)

Baca Juga:

3.175 Tenaga Medis Layani Korban Gempa Cianjur

#Gempa #Cianjur #Presiden #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Bagikan