Jalur Selatan Cianjur Kini Dapat Dilalui secara Normal Setelah Sempat Tertutup Longsor dan Pohon Tumbang, Pengguna Jalan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 10 November 2025
Jalur Selatan Cianjur Kini Dapat Dilalui secara Normal Setelah Sempat Tertutup Longsor dan Pohon Tumbang, Pengguna Jalan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Petugas gabungan menuntaskan bencana alam pohon tumbang disertai longsor di jalur selatan Cianjur, Jawa Barat, agar arus lalu lintas kembali normal, Senin, 10/11/2025. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengguna jalan diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas, terutama saat hujan turun deras melanda wilayah selatan Cianjur. Hal ini menyusul bencana longsor dan pohon tumbang yang terjadi.

Bencana tersebut membuat jalur selatan Cianjur tepatnya di Desa Sukapura, Kecamatan Cidau sempat tertutup. Itu sebelum Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, bersama petugas gabungan menuntaskan penanganan pohon tumbang,

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ika Cakra di Cianjur Senin, mengatakan pohon berukuran besar tumbang menutup seluruh landasan jalan utama penghubung antarkecamatan dan kota/kabupaten di wilayah selatan Jawa Barat.

"Sehingga petugas gabungan melakukan penanganan cepat agar arus lalu lintas dapat kembali normal, selama penanganan dilakukan petugas Satlantas Polres Cianjur mengarahkan pengendara untuk mengambil jalan melingkar," katanya dikutip dari Antara.

Baca juga:

Waspada Bencana Susulan di Papua dan Papua Barat Daya, BMKG Beri Sinyal Hujan Lebat di Raja Ampat

Arus lalu lintas kembali normal menjelang siang. Petugas tetap disiagakan guna mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati saat melintas terutama saat hujan turun deras melanda wilayah selatan Cianjur.

Pelaksana Pos Damkar WMK 6 Sindangbarang Syarul Pajri, mengatakan sekitar 12 orang petugas gabungan menuntaskan penanganan pohon tumbang yang sempat memutus jalur utama selatan Cianjur tepatnya di Kampung Cikamurang, Desa Sukapura.

Petugas dengan gergaji mesin dan kendaraan bak terbuka melakukan penanganan dengan cepat sehingga Senin pagi kendaraan sudah dapat melintas dari kedua arah, tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa pohon karena saat kejadian arus lalu lintas sedang sepi.

"Saat siang proses pembersihan lokasi dari dahan dan ranting berserakan tuntas dilakukan, sehingga jalur utama penghubung antarkecamatan dan kota/kabupaten di selatan Jabar sudah dapat dilalui normal," katanya.

Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah selatan Cianjur, tutur dia, membuat pihaknya menyiagakan seluruh petugas di pos Damkar Sindangbarang berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkpimcam) guna melakukan pengawasan dan penanganan cepat.

"Sekitar delapan petugas yang ada kami siagakan setiap hari selain melakukan pengawasan dan pemantauan serta membuat laporan, termasuk melakukan penanganan cepat berkoordinasi dengan TNI/Polri dan relawan," katanya. (*)

#Jalur Selatan #Pohon Tumbang #Longsor #Cianjur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan RDF Plant Rorotan, setelah tragedi longsor di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Indonesia
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang kembali normal dalam satu pekan setelah longsor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Basarnas mencatat 13 korban dalam longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi. DPRD DKI meminta Pemprov Jakarta melakukan investigasi dan evaluasi pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi longsor TPST Bantargebang dan meminta Sungai Ciketing segera dinormalisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Indonesia
Tinjau TPST Bantargebang, Pramono Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Longsor
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab longsor di TPST Bantargebang. Hujan ekstrem disebut sebagai pemicunya.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Tinjau TPST Bantargebang, Pramono Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Longsor
Bagikan