Kuliner

Pedagang Keliling Ungkap Keberadaannya Lewat 'Jingle'

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 04 Februari 2021
Pedagang Keliling Ungkap Keberadaannya Lewat 'Jingle'

Pedagang susu murni nasional. (Foto: Instagram/@muhammad_khairul_akbar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU pasti sering melihat penjual makanan dan minuman keliling. Ada yang menggunakan sepeda, ada juga yang menggunakan motor hingga gerobak.

Biasanya, pedagang keliling ini identik dengan musik khas yang dipasang di kendaraan mereka. Musik yang dipasang pun memiliki ciri dan kreasi yang unik untuk menarik hati pelanggan.

Baca juga:

Menu Populer Negara Kumaha Aing: Sambalado Tanak Jariang (Jengkol) asal Padang

Nah, merahputih.com sudah merangkum beberapa jingle unik dari pedagang keliling yang selalu terngiang-ngiang di otak masyarakat.

1. Tahu bulat


Tahu khas Tasikmalaya ini biasanya dijual menggunakan mobil pick up dengan terpal sebagai atapnya. Selain tahu, kamu juga bisa menyantap hidangan sotong yang memiliki tekstur kenyal di dalam, serta renyah di luar. Harga keduanya pun sama, Rp500 per buah.

Sang penjual berkeliling menggunakan lagu khas tahu bulat. Namun, lirik lagu di setiap daerah pun berbeda-beda. Seperti di Ciamis, lirik tahu bulat ditambahkan kata 'halo'. Kemudian, di Sukabumi lirik tahu bulat diakhiri dengan kata 'wakwaw'.
?“Tahu Bulat.. Digoreng dadakan.. Di mobil.. 500an.. Anget-anget.. Gurih-gurih.. Enyoii..”

Memang benar, tahu tersebut digoreng dadakan saat itu juga. Bumbunya pun bervariasi, ada keju, balado, barbeque, pedas, dan jagung bakar. Rasa gurih dan lembut dicampur dengan hangatnya tahu akan bersatu dalam mulut.

2. Susu murni nasional


Susu segar nasional asal Semarang ini diproduksi pada 2000. Susu ini dijual menggunakan gerobak sepeda berwarna biru.

Lagu singkat susu murni yang ikonik menjadi ciri khasnya. Para penjual pun berkeliling menggunakan toa kecil dan memutar jingle andalan mereka.

“Susu murni nasional.. ” lengkap dengan alunan musik sederhana.

Ketika jingle diputar, anak-anak akan berkumpul untuk memilih varian susu yang beragam. Mulai dari cokelat, stroberi, hingga moka. Harganya Rp3 ribu per gelasnya.

Baca juga:

Makanan Tahok Khas Negeri Aing,Berasal dari Etnis Tionghoa

3. Bakso Malang campur sari

Bakso Malang campur sari telah menjadi makanan favorit orang-orang komplek. Harganya Rp10 ribu hingga Rp12 ribu. Seperti paket bakso pada umumnya, ikon kuliner khas Malang ini terdiri dari aneka bakso, tahu, mie, bihun dan sayuran. Yang bikin beda ialah varian pangsit dan kuah khasnya.

Para penjual biasanya menggunakan sepeda motor. Untuk menarik minat pembeli, bakso ini menggunakan jingle dengan lirik khasnya, yang kadang suka bikin orang salah sangka saat pertama kali mendengar.

“Bakso Malang.. Bakso Malang.. Campur Sari..”, untung saja sudah ada lirik jelasnya.

4. Jasuke

Jasuke (Jagung Susu Keju) adalah makanan khas asal Jawa Barat. Sesuai namanya, makanan manis nan gurih ini terbuat dari campuran jagung, susu, keju, dan mentega.

Biasanya, jasuke dengan cup kecil seharga Rp5 ribu per porsi. Sedangkan untuk cup besar berkisar Rp8 ribu per porsi. Para pedagang menjual jasuke menggunakan gerobak berwarna kuning. Selain itu, mereka menggunakan baju dan topi kuning seragam. Uniknya, jingle mereka yang singable ini sangat menarik para pembeli.

“Jagung manis, jagung manis, enak rasanya.. Jagung manis susu keju, sehat bergizi.. Jagung manis, jagung manis, jajanan kita.. Enak dimakan beramai-ramai..”

Sekarang, jasuke tidak hanya disajikan dalam varian rasa keju dan susu saja. Sudah tersedia berbagai jenis rasa, di antaranya stroberi, pedas, hingga cokelat. (scp)

Baca juga:

Kuliner Negeri Aing, Bubur Ase Bercita Rasa 3 Budaya

#UKM/UMKM #Pedagang #Kuliner #Februari Kulineran Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Pelaksanaan TEI kali ini menargetkan transaksi sebesar 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 313,34 triliun dari 1.873 exhibitor dan 30.000 pengunjung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Trade Expo Indonesia 2026 Dibuka Dengan MoU Rp 236 Triliun, Target Rp 313,34 Triliun
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Berita Foto
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Aktivitas jual beli pedagang ikan Pasar kramat jati yang kini menempati lokasi binaan atau Lokbin Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 02 September 2026
Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Tinggalkan Lapak Bahu Jalan, Pindah ke Lokbin
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Bagikan