PDIP Siapkan 3 Menteri Jokowi Maju Pilkada Jatim, Ada Nama Bu Risma

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 01 Juli 2024
PDIP Siapkan 3 Menteri Jokowi Maju Pilkada Jatim, Ada Nama Bu Risma

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PDI Perjuangan tengah menyiapkan sejumlah nama dari internal partai untuk maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2024. Nama-nama yang telah disiapkan itu yakni dari kalangan menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, hingga Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Di Pilkada Jatim, kami memiliki sedikit banyak calon kepala daerah. Kepala daerah incumbent (petahana) misalnya, muncul beberapa nama," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dikutip Antara, Senin (1/7)

PDIP terus mendorong para kader internal partai untuk maju dan bekerja sama dengan pihak lainnya yang telah dilatih, baik melalui jalur birokrasi, profesional, purnawirawan, TNI/Polri, hingga kalangan pers.

Baca juga:

Kubu PDIP Gugat Penyidik KPK AKBP Rossa ke PN Jaksel

Selain dari kalangan menteri, ia menyebutkan terdapat pula usulan nama kader PDIP lainnya, seperti Mochamad Nur Arifin alias Gus Ipin, Erick Cahyadi, Armuji, Ipuk Fiestiandani, hingga Achmad Fauzi untuk maju di Pilkada Jatim.

"Nama Fauzi di Sumenep ini sangat kuat sehingga tinggal merumuskan kerja sama politik saja," tuturnya.

Sejauh ini, Hasto menuturkan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra yang sudah memberikan dukungan untuk beberapa wilayah di Jatim.

"Tetapi untuk daerah lain kami juga melakukan komunikasi politik. Ini proses yang sangat dinamis," ucap Hasto.

Sebelumnya, nama Menteri Sosial yang juga kader PDIP Tri Rismaharini santer diisukan akan bergandengan dengan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Kiai Haji Marzuki Mustamar dalam Pilkada Jatim 2024.

Baca juga:

PDIP Bakal Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta?

Wasekjen PKB yang ditunjuk untuk mengurus Pilkada Serentak 2024 Syaiful Huda sempat mengungkapkan tentang rencana duet Kiai Haji Marzuki Mustamar-Risma menarik untuk diusung pada Pilkada Jatim 2024.

Huda menjelaskan, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jatim telah berkomunikasi dengan PDIP terkait duet Marzuki-Risma tersebut.

Menurut dia, PDIP sebenarnya ingin kadernya menjadi Wakil Gubernur Jatim, berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa. Namun seiring berjalannya waktu, Khofifah terlihat semakin mantap kembali berpasangan dengan Emil Dardak pada Pilkada Jatim 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan jadwal Pilkada Serentak 2024 yang diselenggarakan di 37 provinsi di Indonesia. Kegiatan pemungutan suara itu akan berlangsung pada 27 November 2024.

#PDIP #DPP PDIP
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan