PDIP Sekak Sandiaga: OK OCE di DKI Saja Belum Sukses, Mau Dibawa ke Nasional

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 28 Agustus 2018
PDIP Sekak Sandiaga: OK OCE di DKI Saja Belum Sukses, Mau Dibawa ke Nasional

Sandiaga Uno (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Fraksi DPRD DKI dari PDIP Gembong Warsono mengkritik rencana Sandiaga Uno yang ingin membawa program One Kecamatan One Centre Enterpreneurship (OK OCE) ke tingkat nasional.

Menurut Gembong, program OK OCE nasional tak akan berhasil, sebab, di Jakarta program wirausaha itu tak terlihat berjalan baik.

"Jakarta aja nggak berhasil. Dia bisa akan membawa ke stage yang lebih tinggi apabila di sini berhasil. Nah di sini kan belum kelihatan," kata Gembong di DPRD DKI Jakart, Selasa (28/8).

Gembong menuturkan, padahal dalam kampanyenya Sandiaga menyebut bakal ada 250.000 wirausaha baru di Jakarta. Namun, lanjut dia, saat ini belum terlihat program tersebut.

gembong
Ketua Fraksi DPRD DKI dari PDIP Gembong Warsono (MP/Asropih)

"Kan sebetulnya okeoce itu menciptakan wirausahawan baru kan. Tujuannya kan itu. Dalam lima tahun targetnya itu ada sekitar 250.000. Nah sampai hari ini sudahkah tercipta wirausahawan baru itu? Gitu loh."

Dengan begitu, lajut dia, partainya belum bisa mengapresiasi program Ok OCE di Jakarta, apalagi sampai dibawa ke tingkat nasinal.

"Iya kalau dibawa ke nasional. Orang di DKI aja belum berhasil kok. Gitu loh. Sederhananya gitu. Kita bisa meningkatkan ke stage yang lebih tinggi apabila di bawahnya berhasil. Nah ini aja ga berhasil kok di jakarta. Fraksi pdip belum bisa mengapresiasi soal OK OCE," tuturnya.

Namun demikian, Gembong mengatakan, pihaknya tak melarang Sandiaga Uno melanjutkan program OK OCE itu ke tingkat nasional.

"Ya itu kan program dia. Ya boleh saja. Itu kan program dia. Yang akan ditawarkan kepada rakyat indonesia. Tetapi mungkin rakyat jakarta menjawab, kan. Orang di jakarta saja gagal kok. Misalkan saya datang ke jawa tengah, ketika ditanya okeoce di jakarta gimana? di jakarta aja gagal kok. Ngapain. Kan gitu," tutupnya. (Asp)

#OK OCE #Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan