PDIP Minta Gubernur DKI Siaga Bencana

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 13 Desember 2018
PDIP Minta Gubernur DKI Siaga Bencana

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP PDI Perjuangan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengecek kesiapan Jakarta sebagai ibu kota Indonesia dalam menghadapi kemungkinan bencana alam.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku bahwa pihaknya juga telah mengirimkan surat resmi ke PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta.

"Isinya, meminta fraksi segera menyampaikan pesan partai kepada Gubernur DKI Jakarta mengenai kesiagaannya menghadapi bencana alam," kata Hasto di Menteng, Jakarta, Kamis (13/12).

Menurut Hasto, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam sangat penting, sehingga sejak awal masyarakat sudah harus diberikan kesadaran dan pemahaman untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi potensi bencana.

Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Jakarta (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)
Petugas tengah mengamati monitor prakiraan cuaca di gedung pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Jakarta (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

"PDI Perjuangan secara khusus ingin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta benar-benar mengecek bangunan tinggi di Jakarta. Sejauh mana kekuatannya dan kesiapan menghadapi bencana, khususnya gempa," katanya.

Menurut Hasto, di negara seperti Jepang, aspek kesiapsiagaan terhadap bencana itu sangat dipertimbangkan dan diperhitungkan. Sehingga gedung, khususnya bangunan tinggi, wajib dibangun dengan standar tertentu untuk mampu menahan gempa hingga 9 skala richter (SR).

"Kami meminta pengecekan gedung-gedung tinggi di Jakarta, apakah dibangun dengan memperhatikan aspek ketahanan gempa atau tidak," kata Hasto.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, menurut Hasto, berpesan untuk mendalami kemungkinan meletusnya anak Gunung Krakatau, Rakata, yang berlokasi di Selat Sunda.

"Bagaimana kemungkinan pengaruhnya terhadap Jakarta. Apakah kita sudah siap bila letusan itu terjadi. Ini bukan menakut-nakuti, tapi demi mempersiapkan diri kita semua," katanya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Prof Mezak A Ratag, yang menjadi pembicara pada workshop itu, mengatakan pengetahuan dan kesiapsiagaan dini soal bencana itu sangat penting.

Dia memberikan catatan, di kota-kota besar terjadi kenaikan temperatur seperti di Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, dalam 100 tahun rata-rata terjadi kenaikan suhu satu persen. "Angka ini lebih ekstrem dibandingkan dengan kota-kota besar di negara lain," katanya.

Menurut dia, daerah yang kenaikan temperaturnya paling ekstrem di Indonesia adalah Cilacap, di Jawa Tengah, yakni naik sampai 3,4 derajat Celsius. "Setelah diselidiki, ternyata ada kilang minyak di daerah itu," katanya.

Adanya bencana angin puting beliung di beberapa kota dan kerap menjadi viral di media sosial, menurut dia, sebenarnya berkait dengan fenomena udara panas.

"Kenaikan suhu dan udara panas ini yang jadi pemicu kenapa ada puting beliung. Karena trigger-nya adalah udara panas. Panas ini yang memicu udara berputar," kata Mezak.

#Bencana Alam #PDIP #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - 2 jam, 1 menit lalu
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Kerusakan dan kerugian paling besar dialami Kabupaten Agam dengan total Rp 10,49 triliun, disusul Kabupaten Padang Pariaman Rp 5,48 triliun, dan Kota Padang sebesar Rp 4,88 triliun.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Indonesia
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Sistem buka-tutup ganti arah setiap 1 jam ini kemungkinan akan berlangsung hingga September 2026, sembari menunggu perbaikan permanen jembatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Indonesia
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Sesuai data BPBD Karawang, hingga kini banjir telah melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
BNPB juga terus melakukan validasi lahan dan penetapan zona aman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Indonesia
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Bertugas membersihkan fasilitas umum dan sosial bersama sumber daya internal kementerian, seperti Manggala Agni, polisi hutan, serta pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Indonesia
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan pascabencana.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Indonesia
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Jumlah korban bencana Sumatra menembus 1.189 orang. 195 ribu jiwa masih bertahan hidup di tenda pengungsian.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Indonesia
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Pemerintah tidak hanya menghitung kerugian materiil, tetapi juga biaya pemulihan lingkungan secara menyeluruh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Bagikan