PDIP Luncurkan Mobil Bioskop Keliling, Ide Megawati untuk Sosialisasikan Ganjar

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 29 September 2023
PDIP Luncurkan Mobil Bioskop Keliling, Ide Megawati untuk Sosialisasikan Ganjar

Sekjen PDIP Hasto Kristi yanto dan mobil bioskop keliling PDIP. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP PDI Perjuangan (PDIP) meluncurkan armada mobil bioskop keliling di acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV, Jum'at (29/8).

Sebanyak tujuh unit mobil dari total 38 unit mobil, ditampilkan dalam peluncurannya di area parkir Jiexpo, Kemayoran, Jakarta.

Mobil bioskop keliling tersebut akan disebar ke seluruh Indonesia untuk menyiarkan pesan-pesan kebaikan negeri bagi rakyat Indonesia.

Menjelang penyelenggaraan Pilpres 2024, mobil bioskop keliling juga akan membawa informasi seputar PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo, calon presiden Republik Indonesia 2024-2029.

Selain itu masyarakat juga dapat menikmati tontonan film gratis yang bernilai edukasi dan juga menghibur, seperti dokumenter riwayat Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, klip biografi ringkas Ganjar Pranowo, film The Last Barongsai besutan Rano Karno dan banyak lagi suguhan film lain yang bakal diputar di mobil bioskop keliling.

Armada mobil bioskop keliling ini dilengkapi dengan layar lebar dan sound system mutakhir. Mobil bioskop ini akan bertugas masuk ke desa-desa, menemui warga di berbagai penjuru Indonesia.

DPP PDIP menugaskan sejarawan Bonnie Triyana, yang juga Caleg DPR RI dari daerah pemilihan Banten 1 (Pandeglang-Lebak), sebagai ketua armada bioskop keliling yang bertanggungjawab memproduksi serta melakukan kurasi atas kontennya.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebelumnya mengatakan mobil bioskop keliling ini mulai bergerak usai penyelenggaraan rapat kerja nasional yang digelar mulai 29 September sampai 1 Oktober 2023.

Mobil bioskop, kata Hasto, merupakan permintaan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Awalnya, Megawati yang rutin membaca koran setiap pagi, melihat berita tentang layar tancap.

“Ibu melihat dulu dari koran, lihat dulu dari berita apa persoalan rakyat. Tiba-tiba ibu membaca tentang layar tancap. Wah, ternyata layar tancap ini masih diterima di daerah-daerah, maka memanggil saya," ujar Hasto.

"Dikatakan, ini kan, layar tancap, ini kan, bagus untuk sosialisasi tentang Pancasila, tentang kerakyatan, tentang pembelaan kita terhadap wong cilik, tentang stunting, ini kan bagus. Coba kamu buat,” sambung Hasto menirukan permintaan Megawati.

Menurut Hasto, Ketum Megawati memang memiliki kekuatan imajinasi dan ide dalam berbagai hal.

Setelah mendengarkan permintaan itu, lanjut Hasto, PDIP merancang realisasinya. Hasto mengatakan jajaran Partai lalu menghubungi perusahaan Karoseri untuk membuat truk atau mobil tersebut. (Pon)

#PDIP #Rakernas PDIP #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan