PDIP Kritik Dinas Bina Marga gegara Lewat Skywalk Kebayoran Lama Bayar Rp 3.500
Arsip pengguna transportasi umum tengah melintas fasilitas skywalk Kebayoran di Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2023). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
MerahPutih.com - Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tengah menjadi perbincangan publik, lantaran masyarakat harus membayar Rp 3.500 ketika ingin melintas.
Kebijakan tersebut menuai kritikan tajam dari Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. Kata dia, mestinya Dinas Bina Marga DKI melakukan sosialisasi dahulu sebelum diterapkan. Sehingga, warga tak kaget atau mengeluh ketika melintasi Skywalk.
Baca Juga
Pengamat Sebut TransJakarta Harus Tegas Sterilisasi Jalur Sebelum Tambah Armada
"Kebijakan pemberlakuan tap in-tap out ketika melintasi Skywalk Kebayoran Lama seyogianya harus disosialisasikan secara meluas, sehingga tidak menimbulkan shock effect bagi warga atau masyarakat pengguna skywalk tersebut," ujar Rio saat dikonfirmasi, Selasa (7/2).
Lantas, Dwi Rio, meminta Dinas Bina Marga DKI untuk segera melakukan kajian secara menyeluruh. Jangan sampai, kebijakan yang diberlakukan hanya berorientasi terhadap pendapatan semata.
"Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta juga tetap harus mengedepankan fungsi layanan sosial dalam penerapan kebijakan-kebijakan yang diterbitkan bukan semata-mata dengan paradigma pendapatan," urainya.
Baca Juga
Resmikan Skywalk Kebayoran Lama, Pj Heru: Tolong Dirawat dan Dijaga
Menurut Anggota Komisi A DPRD DKI ini, kebijakan itu harus dikaji secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar integrasi antarmoda berjalan efektif.
"Dinas Bina Marga DKI Jakarta perlu melakukan kajian secara baik dan menyeluruh terkait kebijakan tersebut, termasuk sistem pengintegrasian akses Halte TransJakarta dan Halte KCI," tutupnya.
Sebelumnya, seorang warga bernama Putri (28) mengeluhkan soal dikenakan bayar Rp 3.500 ketika melintasi Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Padahal dirinya tidak menaiki TransJakarta.
"Saya kan nggak naik TransJakarta, hanya mau lewat skywalk dari arah korido 8. Tapi dipotong Rp 3.500," kata Putri (28), Senin (5/2). (Asp)
Baca Juga
Warga Bayar Rp 3.500 Pakai Skywalk Kebayoran, meski Tak Naik TransJakarta
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said
Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari