PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PDIP Kirim Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa NTT

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto pimpin upacara keberangkatan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati menuju lokasi bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/HO-PDIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi memberangkatkan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati menuju lokasi bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kapal ini dikirim untuk memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan kesehatan PDIP yang telah lebih dulu bersiaga di wilayah Flores dan sekitarnya pascadiguncang gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo.

Jadi sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, hari ini PDI Perjuangan mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan yang telah datang di wilayah bencana di Flores dan sekitarnya,

kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/8).

Baca juga:

Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT, Fokus Maksimalkan Sumber Daya Nasional

Pelepasan kapal rumah sakit terapung milik partai berlogo banteng moncong putih tersebut dipimpin langsung oleh Hasto di Cilegon, Banten, Kamis malam. Prosesi pelepasan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati ini berlangsung dengan penuh suasana khidmat.

Seluruh jajaran pengurus partai, relawan, hingga awak kapal memanjatkan doa bersama untuk para korban bencana gempa bumi di NTT, sekaligus mendoakan keselamatan serta kelancaran para relawan kemanusiaan yang bertugas di lokasi bencana.

Hasto menyebut sejumlah tokoh dan pengurus DPP PDIP telah berada di Flores untuk melakukan gerakan kemanusiaan tersebut, di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, dan Sri Rahayu.

Politisi asal Yogyakarta ini menggarisbawahi bahwa seluruh pergerakan partai digerakkan oleh spirit gotong royong dan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang politik maupun SARA.

Kapal Laksamana Malahayati ini akan melengkapi seluruh tim Baguna dan relawan kesehatan dan membantu rakyat tanpa membeda-bedakan apa pilihan politiknya, suku, agama, dan status sosial. Karena sebagai warga bangsa, nilai-nilai kemanusiaan itulah yang seharusnya membangun solidaritas kita untuk bergotong royong membantu siapapun yang menderita akibat korban bencana,

ujarnya.

Ketika ditanya mengenai logistik kemanusiaan yang dibawa oleh Kapal RS Laksamana Malahayati, Hasto menjelaskan bahwa kapal ini mengangkut berbagai kebutuhan medis, obat-obatan, serta perlengkapan khusus yang berfokus pada kelompok rentan.

Ada beberapa bahan obat-obatan, dan sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak balita. Karena di dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri seringkali bantuan terhadap ibu-ibu, perempuan hamil, anak-anak balita, dan kebutuhan khusus perempuan ini, terlewatkan. Karena itulah ini melengkapi bantuan-bantuan yang sudah dikirim oleh PDI Perjuangan,

ungkapnya.


Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati adalah kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia. Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati dioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.

RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262 ton, berukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter. Kapal itu memiliki kecepatan maksimal 7 knot.

#Gempa Bumi #Gempa NTT #Gempa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bagikan