PDIP Jateng Berencana Terbangkan 76 Balon, Rudy: Mending Uangnya Buat Beli Beras
Ketua DPC PDIP Solo, FX Rudy. (Foto: MP/Ismail)
MerahPutih.com - DPP PDIP Jawa Tengah berencana membuat acara menerbangkan balon udara berhadiah serentak di 35 DPC seluruh Jawa Tengah pada Selasa (17/8).
Kegiatan tersebut untuk memeriahkan HUT ke 76 RI. Namun demikian, acara itu akhirnya ditunda karena dapat membahayakan penerbangan.
Baca Juga
Jadi Tersangka Ledakan Balon Udara, 5 Warga Magelang Terancam Hukuman Mati
Ketua DPC PDIP Solo FX, Hadi Rudyatmo pun memberikan kritikan keras pada DPP PDIP Jawa Tengah yang menggagas acara itu. Ia menilai kegiatan itu dapat membahayakan orang lain.
"Saya dapat laporan dari Pak Teguh (Sekretaris DPC PDIP) yang ikut rapat acara itu (penebangan balon)," ujar Rudy, Minggu (15/8).
Rudy menegaskan setelah mengetahui rencana tersebut, pihaknya memberikan perintah agar tidak ikut menerbangkan balon ke udara. Kegiatan tersebut dapat mengganggu penerbangan pesawat di Bandara Adi Soemarmo Solo.
"Pelepasan balon sebanyak 27 ikat dengan masing-masing ikat ada 76 balon bisa mengganggu penerbangan," kata dia.
Ia mengatakan penerbangan balon itu bisa menelan dana sebesar Rp 10 juta. Daripada melepas balon dan menimbulkan persoalan panjang serta ganggu penerbangan di jateng, Rudy menyarankan agar uang itu untuk membeli beras.
"Mending uang untuk dibelikan beras dan diberikan pada warga terdampak PPKM. Kondisi COVID-19 sekarang banyak warga kehilangan pekerjaan," kata Rudy.
Rudy menyebut anggaran sebetulnya juga bukan berasal dari masing-masing DPC PDIP. Namun, berasal dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
"Katanya (anggaran) hadiah dari Mbak Puan. Di Solo sebelumnya pernah menerbangkan balon, tetapi wajib menggunakan tali," tandasnya.
Diketahui, PDIP membatalkan rencana penerbangan balon berhadiah dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI se-Jawa Tengah. Keputusan ini diambil setelah ada masukan dari otoritas penerbangan, PLN, hingga DPC PDIP di daerah.
Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto menjelaskan maksud kegiatan tersebut yakni untuk membagi hadiah pada siapa saja yang menemukannya. Sebab ada tulisan berbagai jenis hadiah yang ditambatkan pada balon-balon itu. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP