PDIP Jateng Berencana Terbangkan 76 Balon, Rudy: Mending Uangnya Buat Beli Beras

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 16 Agustus 2021
PDIP Jateng Berencana Terbangkan 76 Balon, Rudy: Mending Uangnya Buat Beli Beras

Ketua DPC PDIP Solo, FX Rudy. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP PDIP Jawa Tengah berencana membuat acara menerbangkan balon udara berhadiah serentak di 35 DPC seluruh Jawa Tengah pada Selasa (17/8).

Kegiatan tersebut untuk memeriahkan HUT ke 76 RI. Namun demikian, acara itu akhirnya ditunda karena dapat membahayakan penerbangan.

Baca Juga

Jadi Tersangka Ledakan Balon Udara, 5 Warga Magelang Terancam Hukuman Mati

Ketua DPC PDIP Solo FX, Hadi Rudyatmo pun memberikan kritikan keras pada DPP PDIP Jawa Tengah yang menggagas acara itu. Ia menilai kegiatan itu dapat membahayakan orang lain.

"Saya dapat laporan dari Pak Teguh (Sekretaris DPC PDIP) yang ikut rapat acara itu (penebangan balon)," ujar Rudy, Minggu (15/8).

Rudy menegaskan setelah mengetahui rencana tersebut, pihaknya memberikan perintah agar tidak ikut menerbangkan balon ke udara. Kegiatan tersebut dapat mengganggu penerbangan pesawat di Bandara Adi Soemarmo Solo.

"Pelepasan balon sebanyak 27 ikat dengan masing-masing ikat ada 76 balon bisa mengganggu penerbangan," kata dia.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Rudy. (Foto: MP/Ismail)
Ketua DPC PDIP Solo, FX Rudy. (Foto: MP/Ismail)

Ia mengatakan penerbangan balon itu bisa menelan dana sebesar Rp 10 juta. Daripada melepas balon dan menimbulkan persoalan panjang serta ganggu penerbangan di jateng, Rudy menyarankan agar uang itu untuk membeli beras.

"Mending uang untuk dibelikan beras dan diberikan pada warga terdampak PPKM. Kondisi COVID-19 sekarang banyak warga kehilangan pekerjaan," kata Rudy.

Rudy menyebut anggaran sebetulnya juga bukan berasal dari masing-masing DPC PDIP. Namun, berasal dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

"Katanya (anggaran) hadiah dari Mbak Puan. Di Solo sebelumnya pernah menerbangkan balon, tetapi wajib menggunakan tali," tandasnya.

Diketahui, PDIP membatalkan rencana penerbangan balon berhadiah dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI se-Jawa Tengah. Keputusan ini diambil setelah ada masukan dari otoritas penerbangan, PLN, hingga DPC PDIP di daerah.

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto menjelaskan maksud kegiatan tersebut yakni untuk membagi hadiah pada siapa saja yang menemukannya. Sebab ada tulisan berbagai jenis hadiah yang ditambatkan pada balon-balon itu. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Polres Klaten Selidiki Ledakan Balon Udara Berisikan Mercon

#PDIP #FX Hadi Rudyatmo
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan