PDIP Dorong Kasetpres Jadi Calon Penganti Anies, Ini Alasannya

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 13 April 2022
PDIP Dorong Kasetpres Jadi Calon Penganti Anies, Ini Alasannya

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Heru Budi Hartono mencuat dan dikabarkan layak menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI menggantikan Anies Baswedan, yang akan berakhir pada pertengahan Oktober 2022 mendatang.

Saat ini Heru menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).

Baca Juga:

Survei NSN: Elektoral PDIP dan PSI Meroket Gegara 'Serang' Anies Baswedan

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono mengaku, bahwa dirinya tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Heru.

Tapi ia menilai Heru merupakan sosok yang pantas jadi Pj Gubernur dalam menyelesaikan program-program yang tersendat usai ditinggal Anies pada Oktober 2022.

"Iya, saya udah pernah melontarkan, saya tidak kenal beliau, tapi saya kenal kinerjanya. Saya kenal kinerjanya," kata Gembong saat dikonfirmasi, Rabu (13/4).

"Mudah-mudah bisa mempercepat program yang selama ini tersendat belum tereksekusi, agar pembangunan bisa segera dirasakan warga Jakarta," tambahnya.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Minta KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Formula E

Anggota Komisi A DPRD DKI berpendapat, Pj Gubernur nantinya harus memiliki kriteria yang paham, dan bisa mengeksekusi akan masalah-masalah di Jakarta dengan cepat, sehingga warga bisa segera merasakan manfaatnya.

"Sehingga perlu ada percepatan eksekusi terhadap program-program real yang masyarakat butuhkan. Misalkan bagaimana pengentasan banjir, contoh seperti itu," ungkap Gembong.

Dengan hadirnya orang lama di Pemprov DKI dalam pengganti Anies, diharapkan bisa menyelesaikan program yang mangkrak.

"Contoh soal ITF, pengelolaan sampah yang telah berpuluh tahun enggak pernah dieksekusi, harapan bisa pengganti nanti bisa laksanakan eksekusi. Jadi percepatan. Sifatnya percepatan terhadap program yang sudah ada sebetulnya," tandasnya.

Seperti diketahui, Gembong pernah melontarkan nama Kasetpres Heru Budi Hartono pada Januari 2022 lalu saat ditanya sosok yang layak mengisi jabatan Pj Gubernur pasca Anies Baswedan lengser pada Oktober. (Asp)

Baca Juga:

Berada di Lombok Tengah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Bersiap Nonton MotoGP

#Gubernur Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Bagikan