PDIP Berhubungan Baik dengan Prabowo, Isyarat Merapat ke Koalisi?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Maret 2024
PDIP Berhubungan Baik dengan Prabowo, Isyarat Merapat ke Koalisi?

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto. Foto: Jaka/nvl

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) belum menentukan sikap politik pasca Pilpres 2024, apakah akan berada di dalam pemerintahan atau mengambil jarak dengan pemerintah sebagai oposisi. Namun, belakangan isyarat partai berlambang banteng akan merapat ke dalam koalisi mulai mencuat.

Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto tidak menjawab gamblang soal sikap yang bakal diambil PDIP. Tetapi, dia memberikan sinyal bahwa komunikasi PDIP dengan Partai Gerindra berjalan baik.

Baca juga:

Puan Tidak Instruksikan Hak Angket ke Fraksi PDIP

Menurutnya, momen keharmonisan PDIP dan Gerindra terpotret saat Ketum Gerindra yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto menjenguk Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey yang tengah sakit.

“Kalau Pak Olly Dondokambey sakit kemudian dijenguk Pak Prabowo itu ada hubungan ga? Ya pikir sendiri lah,” kata Pria yang karib disapa Bambang Pacul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).

Kendati demikian, Pacul menegaskan bahwa keputusan politik berada sepenuhnya di tangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“PDIP Perjuangan udah clear. Itu pasti keputusannya hasil keputusan kongres, menyerahkan kepada Ketum,” tuturnya.

Baca juga:

Soal Hak Angket, PKB Masih Tunggu PDIP

Bambang pacul juga enggan menanggapi pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang meragukan PDIP akan berada di luar pemerintahan. Menurutnya, ucapan Muzani tidak layak ditanggapi dalam kapasitasnya sebagai kader PDIP.

“Saya ini bukan pengamat, saya juga bukan seorang yang dari lembaga survei tapi saya adalah kader partai, saya ini prajurit partai. Jadi kalau kemudian disuruh mengomentari pendapat orang itu namanya saya pengamat atau penganaslisa atau analis,“ pungkasnya. (Pon)

Baca juga:

Gerindra: Prabowo Bisa Jadi Jembatan Hubungan PDIP dengan Jokowi

#DPP PDIP #PDIP #Pemilu 2024 #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan