PDI Perjuangan Bela KPU Terkait Aksi Walk Out SBY di Deklarasi Kampanye Damai
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) di Kantor KPU Pusat (MP/Fadhli)
MerahPutih.Com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ikut mengomentari tindakan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melakukan aksi WO saat deklarasi kampanye damai yang digelar di Monas, Minggu (23/9).
Hasto menyarankan, Partai Demokrat mengajukan keberatan ke KPU jika ada yang menyalahi aturan.
"Sebaiknya hal ini dikomunikasikan dengan KPU. Kalau menyampaikan keberatan, mungkin disampaikan ke KPU akan lebih baik," kata Hasto menganjurkan.
Namun demikian, Hasto menilai desain KPU yang memposisikan SBY berada di tengah Paslon sudah bagus.
"Demokrat juga melihat desain dari KPU. Sebenarnya desain dari KPU itu bagus. Menaruh nomor satu dimulai dari ujung, sehingga Demokrat yang nomor 14 berada di tengah, bersekatan dengan Jokowi. Ini menurut saya positif, menempatkan pak SBY sebagai tokoh nasional," ujarnya.
Terkait alasan SBY yang keluar karnaval karena banyaknya atribut relawan Jokowi, Hasto menyebut sebaiknya di komunikasikan dengan KPU, karena PDIP sendiri hanya mengikuti desain dari KPU.
"Tapi ketika ada aspek-aspek lain ya kami tidak memahami. Yang penting kami mengikuti aturan main dari KPU. Yuridiksi KPU itu kan memang yang di dalam pagar, di luar itu memang menjadi public Space dari kami pun tidak menampilkan PDI Perjuangan hanya membawa satu bendera sesuai dengan ketentuan," imbuhnya.
Melanjutkan, Sekretaris TKN KIK itu pun mengimbau agar semua pihak berpikiran positif, kampanye damai ini sebagai komitmen dari para pemimpin, komitmen dari seluruh partai, komitmen seluruh tim kampane untuk tidak mengkampanyekan hal-hal yang sifatnya black campaign dan tidak mengumbar kebencian.
"Itulah harusnya menjadi landasan standar etika dan moral kita dalam kampanye semua harus diawali dengan hal yang positif seharusnya seperti itu," pungkasnya.(Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pertemuan IMF-World Bank dan Dampak Positifnya Bagi Pariwisata Indonesia
Bagikan
Berita Terkait
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Sumpah Pemuda Harus Jadi Semangat Kepeloporan Anak Muda